Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Dukungan Amien Tak Pengaruhi Massa PAN

Minggu, 21/03/2010 09:00 WIB - dui

SOLO—Dukungan Ketua MPP DPP PAN Amien Rais kepada kubu calon walikota-wakil walikota Eddy Wirabhumi–Supradi Kertamenawi (Wi-Di) diprediksi tidak akan terlalu mempengaruhi massa Partai Amanat Nasional (PAN) yang oleh DPD PAN Solo diarahkan untuk mendukung pasangan incumbent Joko Widodo–FX Hadi Rudyatmo (Jo-Di). Dukungan itu juga diprediksi juga tidak akan memecah massa di tubuh PAN.
Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Supriyadi SN. Supriyadi mengungkapkan meski saat ini terdapat perbedaan dukungan, tak akan mempengaruhi massa partai yang berlambang matahari tersebut.

“Saya yakin, meski terdapat perbedaan yaitu Hammi (Hammi Mujadid, Ketua DPD PAN Solo) mendukung Jo-Di, sedangkan Amien Rais mendukung Wi-Di, diprediksi tidak mampu untuk memecah massa PAN. Atau kalau toh ada perpecahan tidak bakal mencapai setengahnya, tetap yang lebih banyak akan memihak ke pasangan incumbent,” tutur Supriyadi kepada Joglosemar, Sabtu (20/3).
Meski Amien dulunya merupakan sosok yang berpengaruh terhadap basis PAN, namun untuk saat ini reputasi Amien Rais dirasa menurun. Hal itu dikarenakan, secara historis Amien Rais kurang mempertimbangkan suara dari arus bawah. Hal tersebut terbukti saat pemilihan Ketua DPP PAN beberapa waktu yang lalu. “Kesalahan dari Pak Amien itu kurang memperhatikan tuntutan dari arus bawah,” imbuhnya.
Sehingga untuk saat ini, rakyat sudah jenuh dengan elite politik yang hanya berorientasi elitis saja. Untuk saat ini, dibutuhkan elite politik yang populis dalam artian mau memperjuangkan dan menyejahterakan rakyat. Saat ini banyak muncul pandangan bahwa Amien Rais lebih condong berorientasi elitis. “Bisa jadi saat Pilkada 26 April mendatang, massa PAN yang berasal dari kaum elite politik saja yang bakal membelok ke Amien Rais, namun tetap sebagian besar bakal mengikut Hammi,” tandasnya.
Supriyadi menghimbau demokrasi itu harus memiliki orientasi populis dibanding dengan orientasi yang bersifat elitis. “Rakyat itu bakal senang jika memiliki pemimpin yang berpihak kepada rakyat kecil serta selalu memperhatikan kesejahteraan rakyat,” ujarnya. (dui)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :