Senin, 06/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Polisi Arogan

Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil...
Itu tadi sepenggal kalimat yang ditulis pemiliknya di akun situs pertemanan Facebook. Siapakah pemilik akun tersebut? Dia mengaku sebagai anggota Brimob, sebab, dalam profil dia menulis dirinya sebagai Evan Brimob. Seragam dan senjata laras panjang pun terpampang dalam akunnya.
Tak heran, arogansi si Evan Brimob ini membuat gerah banyak orang. Berbagai komentar pun muncul, menanggapi kalimat Evan. Bukannya meminta maaf, Evan justru menantang para pemilik akun yang lain. Dia juga melontarkan komentar-komentar pedas menanggapi orang-orang yang memprotesnya, walaupun akhirnya dia meminta maaf kepada masyarakat, di Facebook juga.
Jika melihat arogansi Evan Brimob dalam statusnya di Facebook, maka semakin buruklah citra polisi di mata masyarakat. Polisi yang menjadi penegak hukum, tidak hanya bobrok di tingkat elite (kasus Susno Duadji), namun juga bobrok di tingkat bawah (Evan Brimob salah satunya).
 

Sudiqdo
Kadilangu RT 02 RW 01 Baki, Sukoharjo