9 Desember adalah Hari Antikorupsi Sedunia. Semua negara, lembaga serta para aktivis antikorupsi sedunia akan memperingatinya. Begitu pula di negeri ini, mungkin?!
Yang jelas, antikorupsi mesti ditradisikan sejak dini. Mulai pendidikan tingkat dasar sampai pendidikan tingkat tinggi, bahkan sampai pendidikan seumur hidup. Bagaimana realitanya di Indonesia?
Korupsi di negeri ini nampaknya masih ladang basah, yang selalu dinikmati oleh para penguasa, petinggi, pemimpin atau para oknum-oknum yang jauh dari nilai-nilai agama hakiki yang mereka percayai. Agama untuk sebagian oknum sekadar kedok untuk melegalkan perbuatan korupnya. Perilaku tersebut kini bak virus yang sulit dibasmi, meskipun berbagai aturan hukum dan perundang-undangan telah sebaik mungkin.
Ketika perekayasa hukum dan makelar kasus masih gentayangan di negeri ini, maka “Indonesia Bersih” hanya sekadar mimpi! Semua elemen masyarakat, petinggi negeri serta kaum agamawan mesti peduli dan jujur bersikap, serta bertindak konsekuen berbuat anti korupsi.
Mari kita wujudkan INDONESIA BERSIH di semua sektor, serta mengharamkan trik-trik kolusi yang saat ini bagai kultur yang sudah mentradisi.
Wisnu Widjaja
Jalan Sindoro I Nomor 16
Kalibuntu, Panggung, Tegal







