MILTON KEYNES—Mark Webber mengakui Monza merupakan salah satu trek balapan yang sulit. Namun pembalap Red Bull itu yakin timnya pasti akan bisa mengatasinya.
Ya, pembalap F1 akan ditantang dengan tingkat kesulitan Sirkuit Monza yang tinggi. Tak heran jika semua tim berupaya keras mempersiapkan mobilnya untuk menghadapi balapan di sana.
Hal itu juga yang dilakukan oleh Red Bull. Webber meyakini rival-rivalnya akan lebih berkompetisi lagi apalagi harus balapan di atas tipe sirkuit yang unik. Namun mantan pembalap Williams itu optimistis Red Bull akan bisa mengatasinya. “Ada banyak hal yang membuat Monza unik dan spesial. Tidak sedikit semangat semua tifosi Italia yang membantu memberikan tempat dengan atmosfer yang hebat,” ujarnya. Ia mengatakan Monza terkenal dengan sirkuit yang panjang. Ini berarti banyak pengereman dan cukup sulit untuk mobil. “Namun saya menyukai trek yang merupakan salah satu balapan yang klasik di kalender F1, ” jelas pembalap asal Australia itu.
Sementara Robert Kubica yang tampil gemilang ketika balapan di Belgia. Pembalap Renault berharap bisa mempertahankan momentum yang sama ketika di Monza, pekan ini. Pembalap asal Polandia itu berhasil menyabet podium ketiga di Spa-Francorchamps. Kecepatan ini tak lain karena pengunaan sistem F-duct yang diinstal untuk pertama kalinya di musim ini.
Namun, hingga kini tim yang berbasis di Enstone itu belum juga memtuskan apakah akan kembali menggunakan F-duct atau tidak untuk balapan nanti. Kendati demikian, Kubica berharap bisa kembali mendulang kesuksesannya di Monza. “Menurut saya akan menjadi balapan yang menyenangkan untuk menilai performa mobil. Spa adalah contoh balapan yang bagus mengenai bagaimana kekuatan F-Duct dan membuat kami kompetitif untuk mendekati posisi depan,” ujar Kubica. (oke)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







