Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Wayang Kampung Sebelah Pentas Lagi

Selasa, 23/03/2010 09:00 WIB - bns

SERENGAN—Kalimat sindiran berbau kritik sosial keluar dari mulut Ki Jlitheng Suparman. Bertempat di Aula Kampung Mijipinilihan, Joyontakan, Kecamatan Serengan, Wayang Kampung Sebelah (WKS) tampil memukau. Mengambil tema Pemilukada Damai, kritikan terhadap para pejabat mengalir deras berbarengan dengan hujan yang turun malam itu, Senin (22/3) malam.
“Tema serangan pentas WKS kali ini memang berbeda dengan acara sebelumnya. Bertepatan dengan Pilkada tanggal 26 April 2010 mendatang, isu hangatnya terkait balada pilihan kepala daerah,” ungkapnya.
Tokoh-tokoh pewayangan yang berbeda dengan wayang pada umumnya, sedikit menyita perhatian warga setempat. Terlihat beberapa dari mereka heran akan tokoh yang dimainkan, pasalnya nama lakon tersebut asing terdengar telinga. Jlitheng Suparman menambahkan, tokoh wayang seperti Pak Lurah, seorang Pekerja Seks Komersial (PSK), Hansip dan lain sebagainya, turut dalam pentas kali ini.
Serangan pentas ini sebelumnya diikat dalam nota kesepakatan yang ditandatangani Komunitas Ronggo Winter, WKS serta KPUD Kota Surakarta di Wisma Seni, Solo, Kamis (18/3) lalu. Disela-sela acara tersebut, Didik Wahyudiono, Ketua KPUD Kota Surakarta menyebutkan, kegiatan ini bukanlah sekadar pentas wayang belaka, namun sebagai media pencerahan warga untuk bersikap selektif memilih calon kepala daerah.
“Pada dasarnya masyarakat sangat memerlukan pencerahan sebelum menentukan pilihan. Berwarna-warni asumsi masyarakat mari kita satukan menjadi satu. Melalui alternatif pentas WKS, diharapkan mampu mencerahkan pola pikir warga Solo,” ungkapnya. (bns)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :