Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Warga Krisis Air Bersih

Sabtu, 16/04/2011 09:00 WIB - Anisaul Karimah

PASAR KLIWON—Warga Gambuhan RT 01/RW III, Kelurahan Baluwarti, Pasar Kliwon, Solo, kekurangan air bersih. Diduga, beberapa sumber air seperti air sumur, telah tercemar limbah industri rumah tangga batik di kawasan tersebut.
Ketua Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Gambuhan RT 01/RW III, Dyah, kepada Joglosemar, Kamis (14/4), mengungkapkan, sumber air sumur wilayah itu tidak aman dikonsumsi dan tidak bersih, seperti dulu.
Akibatnya, warga hanya mengandalkan sumber air dari ledeng atau dari Perusahaan Daerah Air Minum Surakarta. ”Kalau sumur, airnya selalu kotor, terpaksa kita hanya andalkan ledeng. Itu pun tidak bisa lancar,” keluhnya.
Dyah mengatakan, kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga cukup banyak. Warga pun, terpaksa mengandalkan air ledeng, yang hanya bisa di-tando dari pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. ”Kalau siang, kita tidak bisa ambil air ledeng, bisanya kalau malam saja. Jadi kita harus berhemat, karena air ledeng juga membayar ke PDAM,” katanya.
Menurutnya, warga yang tidak mampu membayar air ledeng, kini kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka, lanjut Dyah, terpaksa meminta tetangga yang memiliki ledeng. ”Warga tidak bisa mengambil air sumurnya. Air sumur baunya tidak enak, warnanya juga biru agak keungu-unguan,” katanya.
Kondisi itu, katanya, sudah terjadi hampir dua tahun ini. Namun, karena hubungan kekeluargaan antara warga dengan pengusaha industri batik terjalin baik, warga hanya diam saja, dan enggan protes.
Sementara itu, Lurah Baluwarti, Katarina Endang Sri Mulyani, kepada Joglosemar, Jumat (15/4), mengaku belum mendapat laporan dari warga soal kesulitan air bersih itu. ”Sampai hari ini (kemarin,-red, belum ada laporan dari warga,” katanya. Untuk itu, Katarina akan menemui langsung pihak RT setempat, untuk mengecek kebenaran tercemarnya sumur warga. ”Mungkin kami akan langsung cek kondisi di sana,” katanya. n Anisaul Karimah

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :