Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Warga Keluhkan Mampatnya Air PDAM

Jumat, 30/10/2009 19:17 WIB - pin

JEBRES (Joglosemar): Pemilik toko yang berada di Jalan Kartika, Ngoresan, Jebres, mengeluhkan mampatnya alir air PDAM. Kondisi itu berlangsung hampir setiap hari. Akibat tersendatnya aliran air PDAM, para pemilik kios di wilayah tersebut kesulitan melakukan aktivitasnya sehari-hari.
Dari informasi yang diperoleh Joglosemar, air mulai berhenti mengalir mulai siang hingga sore. Kondisi itu menyebabkan pemilik toko merasa tak nyaman. Berbagai aktivitas, seperti mandi, mencuci dan sebagainya, tak bisa dilakukan warga.
“Pelanggan kami sering mengeluh jika hendak buang air kecil ke toilet. Karena airnya mati,” kata Rama, penjaga Warnet Mozzila di Jalan Kartika. Warung makan dan warung internet (Warnet) yang ada di sekitar wilayah itu, juga mengeluhkan nasib serupa. Biasanya, menurut Rama, air mulai tak mengalir sekitar pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.
Bahkan penghuni indekos di Ngoresan yang menggunakan layanan PDAM, turut merasakan kesulitan memanfaatkan air. Padahal, anak-anak mahasiswa yang berada di rumah indekos di wilayah itu kerap mencuci pakaian saat malam tiba. “Saya selalu kesulitan untuk mandi. Bahkan sering, kalau mau kuliah tak sempat mandi, cukup gosok gigi dan cuci muka saja,” ungkap Andi Cahyo, seorang mahasiswa yang indekos di wilayah Ngoresan.
Terpisah, Direktur PDAM, Singgih Tri Wibowo, Kamis (29/10), saat dikonfirmasi Joglosemar, mengatakan, penyebab matinya air di Ngoresan bisa terjadi karena beberapa hal. Penyebabnya antara lain, penyempitan pipa yang tersalur menuju rumah, toko, dan rumah indekos. Selain itu, kata dia, penyumbatan saluran pipa juga menjadi penyebab utama matinya air.
“Penyumbatan oleh kotoran di saluran pipa juga menjadi salah satu penyebab sering matinya air. Kemudian daerah yang lebih tinggi, juga berpotensi sering air tak mengalir,” tandas Singgih kepada Joglosemar. Dirinya berjanji, pihaknya akan mengecek kondisi saluran air PDAM di wilayah Ngoresan, Jebres. (pin)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :