Sabtu, 11/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Usaha Servis Elektronik Lesu

Rabu, 01/09/2010 09:00 WIB - Kiki Dian Sunarwati

Momentum Lebaran tampaknya tak mampu memberi angin segar bagi jasa servis elektronik, pasalnya peningkatan servis tersebut justru tak mengalami peningkatan. Bahkan  cenderung stagnan.
Kondisi ini diprediksi karena gencarnya promo dari toko-toko elektronik  yang terus berusaha meningkatkan penjualan aneka produk barunya kepada masyarakat. Entah dengan obral diskon, pembelian disertai bonus, atau sistem kredit yang bisa memudahkan konsumen untuk cepat mendapatkan produknya.
Ya, kadang persepsi di masyarakat sendiri bahwa lebih baik membeli produk baru daripada servis dengan biaya yang mahal, turut mendukung fakta tersebut. Padahal kalau dirunut sesungguhnya servis produk ketika ada kerusakan akan sangat bermanfaat, terlebih bilamana produk tersebut kini tidak diproduksi lagi, merek, dan kualitasnya telah terjamin daripada membeli produk baru yang belum teruji.
“Jelang Lebaran ini, tidak ada kenaikan servis elektronik yang signifikan. Masih sama seperti hari biasa. Sehari paling tidak untuk servis AC, kulkas, mesin cuci, tetap ada, tidak sampai 10 unit,” terang Taufik Irianto, Owner Jaya Tehnik Jebres, pusat servis aneka elektronika ini, Selasa (31/8).
Lesunya servis elektronik ini, selain karena kondisi ekonomi juga sedang tidak baik, juga dipicu oleh faktor waktu. Pasalnya untuk servis elektronik tersebut pasti akan memakan waktu. Bisa cepat namun bisa pula beberapa hari, tergantung dari kerusakan.
Kerusakan
Untuk servis AC, setidaknya bisa dilakukan dalam waktu 1 jam. Biaya tergantung dari kerusakan, namun rata-rata Rp 40.000 hingga Rp 50.000, kalau kerusakannya sangat parah bisa sampai 2 hari, biaya akan dilihat dari komponen atau spare part yang diganti, baik freonnya, entah macet, mati atau lainnya. Kisaran biaya servis Rp 200.000 sampai Rp 250.000, sedang servis kulkas perlu waktu 2 hari bilamana kerusakan sangat parah, biayanya Rp 500.000 per unit di luar penggantian komponen.
“Saat ini yang paling banyak diservis itu mesin cuci, mungkin karena banyaknya bisnis laundry yang terus tumbuh,” ucap Taufik. Kendati demikian bila dibandingkan jenis pelanggan atau konsumen yang servis, imbuh Taufik tetap dominan pabrik-pabrik, dibanding keluarga atau rumah tangga. Sebab, secara reguler pabrik dipastikan akan menyervis aneka produk elektronikanya untuk memperlancar proses produksi atau yang lainnya.
Sementara itu, Peni, karyawan Dwikarya servis, di daerah Punggawan mengakui pasang surutnya jasa servis produk elektronika saat ini, termasuk jelang Lebaran. Saat ini setidaknya kondisi servis sama seperti hari biasanya, yakni sekitar tiga sampai empat unit. Menurutnya,  promo produk elektronika baru pada akhirnya mempengaruhi konsumen untuk lebih baik membeli produk yang baru, daripada menyervis produk lamanya, kendati kadang mungkin kerusakan yang ada hanya sedikit.
“Namun untuk servis AC dan kulkas, besarnya biaya servis dan lamanya waktu pengerjaan tergantung dari kerusakan yang ada serta komponen yang harus digantinya,” terang Peni. (Kiki Dian Sunarwati)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :