Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Untung Tuding Calon Bupati

Rabu, 10/03/2010 09:00 WIB - yok

SRAGEN—Gelombang demonstrasi besar-besaran yang terjadi di Kantor Pemkab Sragen Senin (8/3) memantik reaksi keras dari Bupati Sragen, Untung Wiyono. Selain mengecam adanya aksi, orang nomor satu di jajaran Pemkab Sragen itu juga menyesalkan ulah para aktor intelektual yang tak henti-hentinya menggerakkan massa guna menggoyang posisinya.
Bahkan, Bupati terang-terangan menyebut bahwa aksi demo digerakkan oleh salah satu calon bupati yang akan bertarung dalam Pilkada 2011. Meski tak menyebut nama, Bupati mengisyaratkan cabup tersebut adalah orang terdekat dan akan maju dari internal partai yang dipimpinnya.
“Alasan ijazah palsu ini hanya alat saja karena sebenarnya arah demo dan itu ke mana saya sudah tahu. Dan orang yang ada di balik demo itu adalah calon bupati,” papar Untung ditemui usai menggelar rapat Muspida di Ndayu Park Selasa (9/3).
Keterlibatan cabup itu sudah jelas terbaca. Sebab hampir semua tokoh-tokoh di barisan terdepan demo adalah orang-orang yang memiliki kedekatan dengan calon bupati yang dimaksud. Termasuk keikutsertaan sejumlah anggota DPRD yang juga berasal dari fraksi yang sama.
“90 persen dalangnya adalah dari parpol yang mengusung calon bupati yang single fighter. Tidak usah saya sebut pasti semua sudah tahu,” ujar dia.
Untung menegaskan pihaknya tidak melarang penyampaian aspirasi asalkan disampaikan dengan cara santun demi menjaga kondusivitas.
Dampak adanya demo akan merugikan rakyat sendiri yang aktivitasnya terganggu gara-gara kondisi yang tidak aman. Soal isu ijazahnya yang dituding palsu, Untung menganggap itu hanyalah alasan untuk menutupi motif politis dari calon bupati dan partai pengusung calon tersebut.
“Kalau ijazah saya palsu kenapa tidak dari dulu diprotes karena tokoh-tokoh itu kan yang memproses pelantikan saya. Dan kenapa pula demonya kok tidak dulu-dulu tapi baru sekarang saat saya sudah mau selesai menjabat,” tanyanya.
 “Kalau Ndayu Park ini memang cita-cita saya yang sudah saya rintis sejak tahun 1982. Jadi bukan hasil dari menjabat Bupati. Saya ini tidak enak-enak jegang tapi kerja keras jadi kalau ada hasilnya ya jangan iri,” ujar Untung.
Sementara, salah satu anggota DPRD yang turut berdemo Mahmudi Tohpati membantah tudingan adanya motif politis. Menurutnya aksi demo murni gerakan moral untuk menegakkan keadilan di Bumi Sragen yang selama delapan tahun terinjak-injak oleh kekuasaan tirani dari sang Bupati. (yok)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :