SOLO—Universitas Sebelas Maret (UNS) membuka kesempatan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tidak mampu dan memiliki prestasi untuk mendapatkan beasiswa dalam program PMDK Bidik Misi.
Ketua SPMB UNS, Prof Dr Ravik Karsidi kepada wartawan, Senin (22/3) mengungkapkan, UNS menyediakan 341 beasiswa bagi para lulusan SMA untuk bisa melanjutkan kuliahnya di UNS melalui program yang baru diluncurkan oleh Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional.
“Secara nasional, beasiswa Bidik Misi diberikan kepada 20.000 mahasiswa. UNS, mendapat kuota 400 mahasiswa. Tahap pertama, kami telah menyaring 59 orang, sehingga saat ini tinggal menyisakan 341 orang,” katanya.
Ravik menambahkan, mereka yang lolos seleksi akan mendapat beasiswa sebesar Rp 5 juta tiap semesternya. “Untuk jenjang S1, beasiswa akan diberikan selama 8 semester. Sedangkan untuk D3 diberikan selama 6 semester,” imbuhnya.
Lebih lanjut Ravik menjelaskan, untuk masa pendaftaran, UNS akan membuka kembali pendaftaran lanjutan ini mulai 29 Maret hingga 23 April mendatang. Seleksi sendiri akan dilakukan di beberapa perguruan tinggi yang bekerjasama dengan UNS.
“Persyaratan untuk pendaftaran beasiswa, setiap peserta hanya dapat memilih satu program studi. Selain itu, peserta diusulkan oleh sekolah secara kolektif. Mereka yang bisa masuk minimal 25 persen siswa terbaik di kelasnya dengan nilai rata-rata 7 dan berasal dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.
Menurut Ravik, dengan adanya beasiswa Bidik Misi dari Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional ini, diharapkan mampu membantu calon-calon mahasiswa yang kurang mampu untuk tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan memadai.
“Tujuan dari Bidik Misi ini sebenarnya adalah untuk memutus mata rantai kemiskinan. Asumsinya, jika dalam satu keluarga miskin ada satu saja yang sarjana. Maka dia dapat berperan meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi keluarganya,” tutur Ravik.
Sementara itu, saat ini sebanyak 12.400 orang calon mahasiswa telah mendaftar untuk jalur PMDK reguler di UNS. Dari jumlah tersebut, telah dipilih 1200 mahasiswa yang selanjutnya akan mengikuti placement test. (ris)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




