SOLO—Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah lokasi Ujian Nasional (UN), Minggu (21/3) malam. Sidak yang dilakukan, untuk mengecek pengamanan naskah dan lokasi yang digunakan peserta UN.
Sekretaris Darah (Sekda) Pemkot Solo, Budi Suharto kepada wartawan mengatakan, Sidak yang digelar bersama Inspektorat Daerah, Kepolisian Resort (Polres) Surakarta, dan pengawas, untuk mengetahui kelayakan tempat penyimpanan naskah ujian dan ruangan ujian yang tersedia. Dikatakannya, Sidak di SMKN 2 Surakarta belum menunjukkan indikasi kejanggalan.
“Kami serahkan sepenuhnya pada Kepolisian untuk mengamankannya. Karena ini merupakan dokumen negara. Kalau ada kebocoran soal tentu ada sanksi tegas yang diberlakukan,” ujar dia dalam Sidaknya, Minggu (21/3).
Dia juga mencermati kemampuan ruang dalam memberikan kenyamanan peserta UN selama ujian berlangsung. Misalnya pada jarak antarpeserta, jumlah maksimal peserta di satu ruangan, hingga celah-celah yang harus diantisipasi pada kemungkinan kecurangannya.
Termasuk juga izin ke toilet yang diduga menjadi modus kecurangan sewaktu ujian. “Semua itu menjadi instrumen untuk mengukur kesiapan UN. Diharapkan semua peserta lolos dengan cara-cara yang benar, mendidik dan bukannya dengan cara-cara pembodohan dan menuju pada pengeroposan generasi muda bangsa,” tuturnya.
Tidak kalah pentingnya, pihak pengawas dan panitia ujian di sekolah perlu mengamankan semua peranti komunikasi yang ada. Seperti HP dan sejenisnya. Budi mengatakan, instrumen bantu yang berpotensi pada kecurangan ujian harus diminimalkan sebagai wujud dari pakta integritas peserta UN.
Kepala Sekolah SMKN 2 Surakarta, Susanto berujar, naskah soal yang diterimanya diamankan di ruang kurikulum dan diyakinkannya aman dari potensi kebocoran. Telah disiagakan tim pengawas independen dan dari kepolisian untuk mengamankan naskah itu hingga dibuka pada pelaksanaan UN hari ini, Senin (22/3). Dikatakannya, ada 588 peserta UN di SMK itu dengan delapan program/jurusan. Jajaran Pemkot Solo pada Minggu (21/3) malam melakukan Sidak UN di dua sekolah menengah, yaitu SMKN 2 dan SMAN 5 Surakarta.
Tim Pemantau
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Solo, Rakhmat Sutomo menjamin penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2010 tidak akan terjadi kebocoran soal. Sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah pada Senin (22/3) pagi, soal-soal UN disimpan di subrayon dan dijaga ketat oleh sejumlah anggota kepolisian.
“Soal-soal UN tersebut telah dijaga 24 jam oleh pihak kepolisian. Koordinasi juga lebih tertib dari tahun lalu. Sehingga dijamin tidak akan ada kebocoran,” tegasnya ketika dihubungi Joglosemar.
Rakhmat menambahkan, dalam proses pengambilan soal oleh pihak sekolah, juga didampingi tenaga keamanan serta Tim Pemantau Independen (TPI). Sehingga Rakhmat meyakini tidak akan terjadi kebocoran soal.
Proses pengambilan soal ini akan dilakukan Senin (22/3) pagi, antara pukul 06.30 hingga 07.00 WIB. Peningkatan kerja sama untuk mengamankan jalannya UN antara aparat keamanan dan kepanitiaan UN, menurut Rakhmat sangat efektif untuk menetralkan jumlah angka pelanggaran.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Joglosemar, jumlah peserta ujian Kota Surakarta sesuai daftar terakhir resmi telah terdata sebanyak, 6.512 jumlah siswa SMA (dari 36 sekolah), SMK sebanyak 7.287 (42 sekolah), sedangkan untuk MA terdiri 753 siswa yang diikuti 7 sekolahan. Khusus untuk MA, terdapat penambahan jumlah mata pelajaran, yakni Ilmu Hadis, Ilmu Tafsir dan Ilmu Fikih.
Sementara di beberapa daerah seperti Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Sukoharjo, Boyolali dan Klaten, panitia memperketat pengawasan naskah UN. Di Karanganyar, para siswa SMAN 1 Karanganyar, memilih banyak menghabiskan waktu belajar di masjid. Di Sragen, pihak sekolah melarang siswa membawa HP ke ruang ujian.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan setempat, UN tingkat SMA/SMK tahun ini akan diikuti 10.023 siswa dengan rincian SMA sebanyak 3.372 siswa, MA 430, SMALB 8, dan SMK 6.099 siswa. Di Klaten, UN melibatkan 13.675 peserta didik SMA dan sederajat. (lim/dya/bns/mal/son/ ono/yok/tam)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




