SOLO—Guna memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa, perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerapkan program Liason Librarian pada tahun ajaran baru mendatang.
Demikian disampaikan Wakil Pimpinan Perpustakaan UMS, Dra Siti Nuzilah, kepada Joglosemar, belum lama ini. menurutnya, penerapan program tersebut dilatarbelakangi minimnya pengetahuan mahasiswa akan buku-buku yang dibutuhkan selama satu semester.
“Program Liason Librarian kita terapkan guna membantu mahasiswa dalam mendapatkan buku yang mereka butuhkan. Caranya, kami selaku pengelola perpustakaan akan berkoordinasi dengan masing-masing fakultas melalui Ketua Jurusan (Kajur) masing-masing. Kajur akan membantu menyosialisasikan kepada dosen dan mahasiswa terkait program itu. Selanjutnya, tugas dosen adalah me-list judul-judul buku yang dibutuhkan selama kegiatan perkuliahan,” katanya.
“List atau bisa juga dalam bentuk silabi nantinya dikirimkan ke perpustakaan dan kami akan mengusahakannya melalui pengadaan barang atau penambahan koleksi buku. Dengan begitu, mahasiswa tidak lagi disulitkan dalam pencarian buku referensi,” imbuhnya.
Selain program Liason Librarian, lanjut Siti, Perpustakaan UMS juga menyajikan segala bentuk perangkat lunak bertaraf internasional yang canggih dalam rangka memuaskan Mahasiswa. Sistem Single Sign On (SSO) juga membuat mahasiswa dapat melakukan segala hal guna penambahan informasi di area perpustakaan tersebut.
“Kalau sudah punya SSO, mereka dapat mengakses secara personal, buku apa yang mereka butuhkan, tersedia atau tidak di perpustakaan UMS, berapa lama dia sudah melakukan peminjaman, berapa dendanya dan mahasiswa juga dapat melakukan perpanjangan sendiri,” katanya. (mg24)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







