Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

UGM & Alor Kerja Sama Tumbuhkan Pembangunan

Rabu, 28/10/2009 22:30 WIB - ant

JOGJA (Joglosemar): Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Pemerintah Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepakat bekerja sama untuk mendukung laju pertumbuhan pembangunan yang tepat, terarah dan baik di kabupaten tersebut.
Penandatanganan nota kesepahaman kerja sama itu dilakukan Rektor UGM Prof Sudjarwadi dan Bupati Alor Simeon Thobias Pally di Gedung Pusat UGM, Selasa (27/10).
Sudjarwadi mengatakan kerja sama itu untuk mempertegas komitmen UGM mewujudkan visinya mengabdi kepada kepentingan dan kemakmuran bangsa. “Visi pengabdian itu untuk mencari jawaban terhadap masalah yang sulit ditemui di Alor, kami mempunyai pengalaman banyak selama menemani teman-teman kabupaten di daerah,” katanya.
Menurut dia selain untuk memperluas jaringan, kerja sama secara kelembagaan dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengembangan itu diharapkan memberikan tambahan pengalaman bagi tenaga pendidik UGM.
“Kami mendapat pengalaman tambahan untuk menerapkan visi UGM ke depan dengan nilai-nilai untuk keadaban, kemanfaatan, dan kebahagiaan,” katanya.
Bupati Alor Simeon Thobias Pally mengatakan kerja sama dengan UGM bisa memberikan manfaat yang berarti bagi Alor ke depan melalui program pengabdian masyarakat. “Kami membutuhkan dukungan dari UGM sesuai dengan kesepakatan. Kami berharap kerja sama itu dapat bermanfaat bagi Alor ke depan,” katanya.
Ia mengatakan potensi sumber daya yang bisa dikembangkan di Alor di antaranya ikan tuna, rumput laut, tambang emas, minyak tanah, dan pasir berwarna. “Beberapa komoditas perkebunan yang kini dikelola masyarakat di antaranya kemiri, jambu mete, mangga, dan kelapa,” katanya.
Kabupaten Alor merupakan salah satu dari 15 kabupaten/kota di Provinsi NTT yang terbentuk sejak 1958. Pada awalnya terdiri atas lima kecamatan, kini berkembang menjadi 17 kecamatan.
Luas wilayah daratan 2.864,64 kilometer persegi dan luas perairan 10.773,62 kilometer persegi, panjang garis pantai 287,10 kilometer. Kabupaten Alor sesuai Perpres Nomor 78 Tahun 2005 adalah salah satu dari 92 pulau-pulau kecil terluar Indonesia. (ant)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :