Video porno mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari membuat prihatin artis senior Anwar Fuady. Ketua Persatuan Artis Sinetron Indonesia (Parsi) ini pun mengimbau agar ketiga selebriti tersebut mengklarifikasi perihal video tersebut.
Terlebih, pernyataan ketiga artis papan atas soal video porno itu, tak ada satu pun yang menjawab pertanyaan besar selama ini. Benarkah mereka yang menjadi pemeran video panas tersebut?
“Kalau memang benar, mereka harus mengaku dan mundur dari dunia keartisan,” kata Anwar saat dihubungi wartawan, Senin (14/6).
Jika ternyata video tersebut tidak benar, mereka juga harus mengklarifikasinya. Karena sampai sekarang masih belum ada klarifikasi dari ketiganya.
Hal yang sama dikatakan Ketua Paguyuban Pelawak Sunda, Anton Abok. Menurutnya, pencekalan tersebut tidak perlu dilakukan karena mereka belum terbukti bersalah.
Selain itu, kata dia, persoalan beredarnya video mesum merupakan masalah pribadi.
Sanksi Moral
Kalau nanti dicekal, kebebasan berekspresinya terpasung. Lagi pula, Ariel tidak hanya sendiri. “Ada teman-teman satu grup band lainnya,” kata Anton.
Sementara itu, Luna Maya (26) sudah tak lagi menjadi duta Lux. Pihak Lux memutuskan kontrak kerja dengan Luna itu melalui teleconference kemarin.
Pemutusan kontrak kerja itu karena Luna sebagai duta dianggap Lux tak mampu menjaga image. Luna sendiri telah menjadi duta Lux sejak 2005 silam.
“Situasi tidak menguntungkan untuk kedua belah pihak. Jadi kita sepakati putus, meski dari segi penjualan tidak ada efek terhadap penjualan kami,” ungkap Head of Corporate Communications PT Unilever, Maria Dewanti, di kantornya, di kawasan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, seperti dikutip inilah.com.
Tanpa menjelaskan secara rinci, Maria hanya mengatakan Luna tak mampu menjaga citra Lux. Ia mengatakan, ”Pasal kontrak itu privacy. Tapi Unilever menekankan kepada ambasador untuk selalu menjaga image.”
Selain putus kontrak dari Lup, Luna, Ariel dan Cut Tari juga dicekal di sejumlah kota. Terbaru, mereka dicekal melakukan aktivitas di Kota Bandung.
Dada mengatakan, pencekalan terhadap Ariel-Luna dan Cut Tari dilakukan sebagai bentuk sanksi moral. Ketiganya, lanjut Dada, tidak boleh melakukan kegiatan keartisan di Kota Bandung. (oke/ida)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




