Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Tumpukan Sampah 4 Meter Ganggu Lingkungan

Jumat, 30/10/2009 18:59 WIB - fii

SUKOHARJO (Joglosemar): Akumulasi penumpukan sampah di Sukoharjo yang mencapai empat meter, dinilai sangat mengganggu lingkungan. Terlebih saat memasuki musim penghujan kali ini.
Karena itu, untuk mengatasi bertambahnya sampah, kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sukoharjo tengah mengupayakan proses pemanfaatan sampah menjadi pupuk organik.
“Sementara sampah yang lama akan dikeruk, sehingga dapat menjadi tempat untuk menampung sampah yang baru,” ujar Kepala DPU, AA Bambang Haryanto melalui Kepala Unit Kebersihan dan Persampahan, Gatot Febriyanto, Kamis (29/10).
Dipaparkan Gatot, timbunan sampah tersebut terjadi sebagai akumulasi sampah dari tahun 1994 sampai dengan 2009.
Dikatakan, sampah yang tidak dapat dijadikan pupuk, akan dimanfaatkan oleh pemulung untuk dijual kepada tengkulak yang nantinya akan diproses daur ulang.
”Untuk itu kami membuatkan sejumlah 25 lapak, sebagai tempat pemulung untuk menempatkan barang yang diambilnya dari TPA serta lapak tersebut juga digunakan untuk istirahat,” ujarnya.
Sementara itu untuk mengantisipasi terjadinya gangguan lingkungan oleh timbunan pupuk, pihak DPU telah mengupayakan untuk mengolah sampah menjadi pupuk organik.
“Kita biasanya melakukan penetralan asam pada sampah dengan menggunakan kapur sebanyak 300 kilogram per hari,” ujarnya, Kamis (29/10).
Penggunaan kapur tersebut, menurut Gatot untuk membantu proses pembusukan agar dapat menjadi pupuk kompos. Tujuan akhirnya adalah mengurangi penumpukan sampah, yang berpotensi mengganggu lingkungan.
Dijelaskan, proses pengolahan sampah menjadi pupuk kompos tersebut masih dalam taraf uji coba. Dalam tahap itu, per harinya dapat mencapai empat meter kubik sampah. Setiap harinya, sekitar 15 truk pengangkut sampah dapat mengumpulkan sampah antara 130 hingga 140 meter kubik sampah. (fii)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :