WONOGIRI—Meski sudah tiga hingga empat kali try out dilaksanakan di SMP, SMA dan sederajat, siswa diharapkan tidak terlalu mengandalkan pada latihan uji coba itu. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri, Suparno memprediksikan soal Ujian Nasional (UN) akan lebih berat ketimbang soal try out.
“Bentuknya juga akan lebih bervariasi. Untuk itu siswa kami sarankan tetap belajar dan jangan hanya mengandalkan try out. Selama ini, dari uji coba ujian, mayoritas siswa ingin lolos di mata pelajaran Matematika,” kata dia.
Selain itu, menurut Suparno, soal-soal try out tidak memiliki standar ujian yang asli. Kendati, dalam beberapa wacana dikatakan, soal-soal tersebut tetap mengacu pada Standar Kelulusan (SKL).
Dijelaskan, dari beberapa try out yang telah digelar selama ini baik di SMP maupun SMA, tingkat kelulusan bervariasi antara 40 hingga 80 persen. Masa pelajaran yang menjadi penjagal kelulusan adalah Matematika (untuk siswa SMP dan SMA-red) dan Fisika (untuk siswa SMA-red).
Beberapa persiapan, jelas Suparno memang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan menjelang UN Maret ini. Mulai dari identifikasi peserta ujian, sosialisasi UN, pelatihan guru mata pelajaran yang di-UN-kan berupa bedah SKL, pembentukan panitia tingkat kabupaten dan sekolah.
“Pertemuan dengan koordinator pengawas dari Tim Pemantau Independen (TPI) pun sudah dilakukan,” jelas dia. (son)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







