Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Trianingsih Ditawar Rp 1 M untuk Pindah ke Sumsel

Kamis, 28/01/2010 11:00 WIB - ant

SALATIGA—Pelari jarak menengah andalan Jateng, Trianingsih, ditawari untuk pindah ke Sumatra Selatan dengan kompensasi Rp 1 miliar. Pelatih sekaligus pembina Trianingsih, Alwi Mugiyanto, mengatakan, penawaran itu langsung terhadap Trianingsih usai mengikuti SEA Games XXV/2009 Laos.
"Saya dengar sendiri Sumsel menawari Trianingsih senilai Rp 1 miliar untuk bergabung dengan provinsi tersebut pada PON XVIII/2012 Riau," katanya. Menurut dia, tidak hanya Sumsel, Kalimantan Timur juga menawari Trianingsih untuk bergabung dengan mereka bahkan Singapura juga berminat merekrut Trianingsih dengan nilai Rp 1,5 miliar untuk kepentingan negara tersebut di berbagai event olahraga internasional seperti SEA Games.
Ketika ditanya sikap Trianingsih sendiri terhadap tawaran-tawaran tersebut, dia mengatakan, kalau saat berbicara dengan dirinya, yang bersangkutan tetap patuh kepada pelatihnya. "Tetapi begitu ada teman sesama profesinya bicara dengan dia maka yang bersangkutan mulai bimbang antara membela Jateng atau pindah ke daerah lain. Tetapi saya tetap akan berusaha agar dia tetap berada di Jateng," katanya.
Tentu saja, kata dia, usaha dirinya untuk menahan Trianingsih agar tidak pindah ke daerah lain harus diimbangi dengan perhatian dari KONI Jawa Tengah sendiri.
Menurut dia, kalau sampai Trianingsih pindah ke daerah lain, tentunya Jateng akan kesulitan mencetak atlet seperti dia karena perlu waktu yang lama dan mencari bibit yang baik. "Saya mendidik Trianingsih selama enam tahun hingga menjadi seperti sekarang ini," katanya. (ant)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :