Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Totalitas dalam Berteater

Minggu, 30/05/2010 09:00 WIB - dui

Monica Laksmi Nariswari, dara yang berumur 16 tahun pada 29 Agustus 2010 mendatang ini sangat lihai sekali ketika harus memerankan menjadi seorang nenek yang sudah berusia 100 tahun. Monica mengenakan kostum layaknya seorang nenek, hingga dirinya harus bungkuk lantaran sudah tua. Sehingga tak salah jika baru beberapa hari yang lalu atau tepatnya pada 8 Mei 2010, Monica mendapat penghargaan sebagai Pemeran Perempuan Terbaik saat Festival Teater Pelajar di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT).
Kelihaian Monica saat memerankan tokoh dalam teater itu bukan kebetulan saja, namun karena dirinya sangat menjiwai untuk terjun ke dalam dunia teater. Meski baru tergabung ke dalam kelompok teater ketika masuk di bangku SMA, namun sejak masih di Taman Kanak-Kanak (TK) Monica sudah suka dengan dunia pertunjukan.
“Kebetulan Papa saya itu senang main drama, sehingga saya sering liat lalu saya menjadi tertarik,” terang Monica saat ditemui Joglosemar, Senin (24/5) di Sekolahannya.
Meski suka dengan pertunjukan, dirinya belum tertarik untuk tergabung ke dalam kelompok teater. Namun ketika SMA, putra kedua dari pasangan V. Dony Wiratmo dan Ch. Suwasti Ispadmi baru tergabung ke dalam kelompok teater.
“Kebetulan di SMA saya ada teater, namanya Teater Biroe. Lalu saya langsung tergabung ke dalam teater tersebut. Jadi saya ini masih tergolong baru di Teater Biroe,” imbuh Monica.
Ternyata, Monica ini dapat memetik banyak hal dari keikutsertaannya di dalam teater. Dari mulai belajar untuk menguasai peran hingga menilai karakter dan kepribadian dari tiap orang.
“Kalau tokoh yang kita mainkan itu jahat, maka saya harus bisa galak. Lalu ketika tokoh yang saya mainkan menjadi nenek, maka saya harus berpenampilan seperti layaknya seorang nenek,” ceritanya.
Bahkan tak hanya dalam hal peran, Monica pun juga harus bisa berakting dikala harus sedih dan bahagia. “Kadang saya itu habis tertawa langsung disuruh menangis. Kalau dulu sich masih sulit, tapi sekarang sudah bisa melakukannya karena sudah terbiasa,” ucapnya.
Monica pun juga berpesan kepada teman-teman, jika menggeluti sebuah hobi maka jalanilah dengan penuh totalitas dan keseriusan. “Kalau menjalaninya dengan setengah-setengah maka hasilnya juga akan setengah-setengah. Namun berbeda ketika dalam menjalaninya kita seca total maka hasilnya juga bisa maksimal,” pesannya. (dui)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :