JAKARTA—TNI mencium adanya kemungkinan indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat Barack Obama berkunjung ke Indonesia. Namun, potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi.
”Ada kerawanan-kerawanan. Namun kita terus mengadakan antisipasi antara TNI dan Polri,” kata Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso usai acara pembukaan Latihan Bersama Penanggulangan Teror TNI-Polri di Monas, Jakarta, Kamis (11/3).
Namun, sayangnya Djoko enggan menjelaskan lebih lanjut apa dan bagaimana potensi keamanan terkait kedatangan Obama pada 23 Maret nanti. Namun TNI, lanjut Djoko, telah membagi tugasnya dengan kepolisian terkait sistem pengamanan saat Obama berada di Indonesia. ”Kendali (pengamanan) di tangan TNI. Polri membantu ring 2 dan ring 3, terutama dalam rute perjalanan,” ungkap Djoko.
Djoko menjelaskan, jelang kedatangan Obama jajarannya terus meningkatkan keamanan di seluruh wilayah Indonesia. Tugas itu dilakukan TNI bekerja sama dengan kepolisian. ”Jumlah kekuatan dan disterilkan di daerah-daerah,” jelasnya.
Bahaya
Terkait latihan bersama penanggulangan antiteror yang melibatkan 3.559 personel elite dari TNI-Polri, Djoko membantah hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan bahaya saat Obama datang. Latihan bersama ini dilakukan sebagai kegiatan rutin TNI-Polri menanggulangi bahaya terorisme yang setiap saat bisa terjadi. ”Tidak ada. Ini hanya latihan berkala yang sesungguhnya dilakukan akhir tahun 2009, tapi karena kegiatan begitu padat baru dilaksanakan Maret ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Polri memperketat pengamanan di lokasi yang rencananya akan Presiden Obama kunjungi selama berada di Jakarta. Hanya para tamu undangan dan pihak yang berkepentingan saja dengan kunjungan Obama yang bisa mendekat ke area tersebut. ”Tentunya lokasi yang akan dikunjungi Obama akan jadi prioritas pengamanan, karena dia adalah tamu negara,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar di Markas Polda Metro Jaya.
Boy tidak bersedia menjelaskan teknis pengamanan dan kepastian lokasi mana saja yang akan dikunjungi Obama. Sebab kegiatan pengamanan akan Polri lakukan secara terkoordinasi melibatkan tim dari Pasukan Pengamanan Presiden dari dua negara yang ditugaskan. (dtc)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







