Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Tingkatkan Produksi Jamur Merang PPE-UMY Dampingi Petani Jamur Sedayu

Kamis, 05/11/2009 23:30 WIB - dhi

JOGJA (Joglosemar): Pusat Pengembangan Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PPE-UMY) melakukan pendampingan pada Pusat Pengembangan Agrobisnis (PPA) Jamur Merang di kecamatan Sedayu dalam rangkan mengembangkan kapasitas kelembagaan.
Dikutip dari situs resmi UMY, www.umy.ac.id, Kamis (5/11), anggota tim PPE-UMY, Ahmad Ma’ruf mengungkapkan, pendampingan tersebut berawal dari adanya pembentukan Forum Komunikasi dan Kemitraan (FKK) yang merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang telah dilakukan sebelumnya oleh Bank Indonesia dan Pemda Bantul.
Dalam FKK tersebut, PPE-UMY akan menyelenggarakan metode pengembangan kapasitas melalui pelaksanaan workshop, pelatihan manajemen organisasi, pendampingan, dan monitoring pelakasanaan tata organisasi PPA jamur merang.
“Pengembangan jamur merang di kecamatan Sedayu masih terkendala pada masih lemahnya kelembagaan yang memiliki konsep perkumpulan para pengusaha jamur. Sehingga yang lebih berkembang adalah pola hubungan buruh dan majikan. Ini mengakibatkan teknis produksi dan manajemen, pengembangan jamur merang belum bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ma’ruf mengatakan, sebenarnya Kecamatan Sedayu memiliki potensi untuk pengembangan jamur merang tersebut, namun hal tersebut terkendala minimnya jumlah masyarakat yang berminat mengembangkan jamur merang tersebut. Padahal, menurutnya saat ini permintaan akan jamur merang terus mengalami peningkatan.
“Saat ini, jamur merang menjadi salah satu komoditi ekspor. Namun, karena peningkatan permintaan tidak diimbangi dengan ketersedian barang, menjadikan usaha ini kurang berkembang. Apalagi, saat ini kelembagaan atau manajemen produksi jamur merang juga belum tertata, ini malah justru menjadi penghambat pemasaran,” katanya.
“PPA Jamur merang juga menjadi pusat saran informasi pemasaran, sumber permodalan, dan jaringan usaha jamur merang sehingga program ini dapat meningkatkan jumlah petani jamur merang. Dengan adanya penambahan jumlah petani jamur merang tersebut, tentunya akan meningkatkan volume produksi jamur merang,” pungkasnya. (dhi)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :