JEBRES—Tim Sukses Pifik-Swastinawati (Fi-Na), enggan jika calon yang diusungnya disebut sebagai pasangan boneka. Karena pasangan Fi-Na terpilih berdasarkan pemilihan secara legislatif, yang mendapat pemerolehan suara sebesar 15,11 persen. Jadi pasangan Fi-Na benar-benar layak untuk maju sebagai calon Walikota Solo.
Abil Khoirudin, Ketua I Bidang Kelengkapan Administrasi Tim Fi-Na mengatakan, bahwa penyebutan pasangan boneka bagi Fi-Na merupakan hal yang wajar di dalam persaingan politik. Menghadapi tudingan ini, pihaknya tidak ingin menanggapinya secara serius. Bahkan, hal itu ditanggapinya dengan santai dan menganggapnya seperti angin lalu.
“Di dalam politik itu wajar jika terjadi tudingan seperti itu. Tetapi tim kami tidak mau pusing menanggapinya. Biarlah semua terjadi dan berjalan seperti air yang mengalir,” terangnya kepada Joglosemar saat ditemui di sela-sela cek kesehatan Fi-Na di Rumah Sakit Dr Moewardi, Kamis (11/3). (pin)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







