SOLO—Stasiun Solo Balapan akan memberangkatkan kereta ekstra liburan jurusan Solo-Jakarta pada tanggal 4 April 2010. Hal ini dilakukan karena tiket KA reguler telah habis terjual sejak tanggal 8 Maret lalu.
Kepala Stasiun Solo Balapan, Djuhandri, mengatakan terkait libur panjang dalam perayaan Paskah pada Jumat (2/4) besok terjadi lonjakan jumlah penumpang yang cukup signifikan. Puncak lonjakan penumpang arus balik ini terjadi pada Minggu (4/4) atau tepat pada hari terakhir liburan.
Untuk mengatasi membeludaknya jumlah penumpang ini, Stasiun Solo Balapan pun menambah satu rangkaian kereta ekstra liburan. “Peak season-nya terjadi pada Minggu, tanggal 4 April. Oleh karena itu kita akan memberangkatkan kereta ekstra liburan, yaitu Argo Dwipangga yang berangkat pukul 21.30 WIB,” ujarnya, Selasa (30/3).
Djuhandri menjelaskan, KA ekstra liburan ini terdiri dari sepuluh gerbong penumpang dan hingga siang kemarin sembilan gerbong di antaranya sudah habis terjual. Hanya tersisa satu gerbong lagi, namun diperkirakan akan segera terjual juga.
“Apabila memungkinkan kita akan menambah satu gerbong lagi, tapi untuk itu kita memerlukan lokomotif seri CC-204. Lokomotif ini memiliki kekuatan maksimal menarik hingga 12 gerbong yang tediri dari 10 gerbong penumpang, satu gerbong pembangkit, dan satu gerbong makan,” terangnya.
Kereta Ekstra
Tidak hanya KA Argo Dwipangga ekstra, stasiun Solo Balapan juga menambah satu rangkaian kereta ekstra untuk membawa penumpang dari Jakarta ke Solo. KA Argo Lawu ekstra akan diberangkatkan pada Kamis (1/4) pukul 09.30 WIB.
Kereta jurusan Solo-Gambir ini akan tiba di Jakarta pada malam hari dan diberangkatkan kembali ke Solo pukul 21.30 WIB. “Jadi kita mengirimkan kereta kosong ke Jakarta untuk mengangkut para penumpang yang akan berlibur ke Solo. Sebenarnya kita tidak ingin berangkat tanpa penumpang tapi kenyatannya sekalipun tiket kita jual juga tidak laku. Tapi meskipun keretanya kosong, kita tidak rugi karena ini adalah kereta eksekutif,” papar Djuhandri.
Sementara itu, Kepala Humas PT KA Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto menuturkan di saat peak season seperti ini tingkat okupansi KA eksekutif bisa mencapai 100 persen. Angka ini mengalami peningkatan sekitar 30 persen dibanding hari biasa yang tingkat okupansinya hanya berkisar 60 sampai 70 persen. (nie)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




