Adik-adik tahu tidak kenapa ya, orangtua atau guru kita selalu bilang untuk menghormati serta menghargai kepada siapa saja. Atau dengan kata lain tak boleh pilih-pilih teman dan tidak berbesar diri. Misalnya adik-adik hanya suka berteman kepada mereka yang kaya saja, atau berteman dengan mereka yang pandai saja.
Sikap tersebut tidak baik kalau dimiliki oleh adik-adik. Karena sesama manusia tidak boleh membeda-bedakan antara satu dengan yang lain. Kalau adik-adik tetap memiliki sikap sering memilih-milih teman, selalu menganggap diri adik-adik itu terbaik dari yang lain, meremehkan teman, mengecilkan status teman yang lain, merasa kaya sendiri maka bisa dibilang adik-adik memiliki sikap sombong.
Sifat sombong tersebut merupakan sifat yang sangat tidak terpuji. Dalam agama apapun, sifat sombong adalah perilaku yang harus dihilangkan. Selain itu, jika adik-adik memiliki sikap sombong, maka teman-teman akan menjauhi kita.
Lalu apakah adik-adik suka jika tidak disenangi oleh teman-teman? Wah bisa jadi adik-adik bisa tidak punya teman kalau bersikap sombong. Siapa yang mau jika tidak memiliki teman? Pasti adik-adik tidak mau kan?
Seperti yang diungkapkan oleh teman kita Anindia Pasha. Anindia yang tinggal di Jalan Surya 3 Jebres, Surakarta ini mengaku tidak mau kalau tidak punya teman main.
“Kalau tidak punya teman, nanti saya mainnya sama siapa. Saya nggak mau punya sifat sombong karena kalau sombong tidak punya teman,” ucap Anindia.
Disegani Banyak Orang
Tak hanya Anindia, Ulfaliana Hidayati juga mengungkapkan hal yang sama. Ulfaliana pun tidak mau jika disebut sebagai anak yang sombong. Bahkan dia pun memiliki cita-cita supaya bisa memiliki banyak teman.
“Kalau teman kita banyak itu kan enak, ke mana-mana ada temannya,” kata Ulfaliana yang tinggal di Jalan Ki Hajar Dewantoro Jebres, Solo.
Adik-adik, dari sisi psikologis ternyata membiasakan diri untuk tetap rendah hati akan sangat bermanfaat. Karena dengan membiasakan rendah hati, nanti ketika dewasa akan memiliki karakter yang santun. Juga dipastikan akan memiliki banyak teman.
Ibu Juliani Prasetyaningrum, Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengungkapkan supaya membiasakan diri untuk menjalani hidup dengan tidak sombong sedini mungkin.
“Rendah hati itu tidak membanggakan diri dengan segala kelebihan kita, bisa menghormati orang lain, tidak mengganggap remeh orang lain, tidak pilih-pilih teman, pokoknya bisa menghargai orang lain,” terang Ibu Juliani Prasetyaningrum saat ditemui Joglosemar di kediamannya, Laweyan.
Dengan sikap rendah hati tersebut, maka adik-adik akan disegani oleh banyak orang. Bukan malah dianggap remeh dan direndahkan. Bahkan adik-adik juga akan memiliki banyak teman dengan sikap rendah hati yang adik-adik miliki. Lalu kenapa kita harus sombong atau membanggakan diri? (Dwi Hastuti)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







