Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Terry Jones Keras Kepala

Kamis, 09/09/2010 09:00 WIB - ida

FLORIDA—Gelombang protes yang berdatangan dari seluruh dunia dan dari dalam negerinya tidak membuat Terry Jones mengurungkan niatnya untuk tetap melakukan aksi bakar Alquran. Bahkan dia tidak mengindahkan seruan panglima militer Amerika Serikat di Afghanistan yang mengatakan tindakannya akan membahayakan tentara AS di sana.
Jones, pendiri sekte Dove World Outreach Center, di Kota Gainesville, negara bagian Florida, menyebut gerejanya sebagai tempat ibadah perjanjian baru, karismatik dan non-denominasi. Di depan gerejanya berjejer papan-papan bertuliskan “Islam of the Devil,” yang juga merupakan judul buku yang ditulisnya.
Jones mengaku prihatin mendengar keluhan komandan tentara AS di Afghanistan, David Petraeus, yang khawatir akan keselamatan anak buahnya jika aksi itu tetap dilancarkan. Namun, Jones tetap keras kepala akan melancarkan aksinya dan mengatakan mereka akan mengirimkan doa bagi para tentara AS di Afghanistan.
“Kami akan terus maju. Kami sebenarnya sangat, sangat, sangat prihatin, tentu saja, dan kami menanggapi kata-kata komandan dengan serius. Kami jelas akan berdoa tentang hal itu. Kami telah menetapkan sikap kami dan bersamaan dengan itu, kami akan mendoakan mereka,” ujarnya seperti dikutip Vivanews.com dari situs stasiun televisi Fon, Rabu (8/9).
Lepas Tangan
Jones mengatakan jika terjadi sesuatu pada tentara Amerika maupun warga Amerika lainnya akibat aksinya, maka dia dan gerejanya lepas tangan dan tidak mau bertanggung jawab.
“Inilah waktunya untuk bangkit, inilah waktunya untuk mengirimkan pesan kepada para Islam radikal bahwa kita tidak menoleransi tindakan mereka,” lanjutnya.
Semenjak dia mengumumkan rencana membakar Alquran pada 11 September, gerejanya telah menerima pesan yang mengutuk dan mengecam rencana tersebut. Tidak hanya itu, ancaman demi ancaman juga diterima oleh mantan manajer hotel yang pernah bertugas sebagai misionaris di Eropa selama 30 tahun ini.
Gerejanya, Dove Outreach Center, adalah sebuah sekte yang terlepas dari semua denominasi Kristen. Gereja tersebut mengikuti tradisi Pantekosta, yang meyakini bahwa Roh Kudus dapat menjelma di zaman modern seperti sekarang. Penganut Pantekosta biasanya mengklaim peperangan melawan kekuatan setan. (ida)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :