Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Terbentuk atas Kegelisahan

Senin, 29/03/2010 09:00 WIB - Eko Susanto

Penggemar sepeda onthel jenis Kebo atau Unto, ternyata telah membumi. Bukan hanya di Solo saja, namun ternyata ada di wilayah Wonogiri. Tepatnya di daerah Jatisrono, arah menuju Ponorogo, terbentuknya komunitas Paguyuban Sepeda Kebo (Pasebo) Distrik Jatisrono.
Meski baru berdiri setahun lalu, tepatnya tanggal 28 Oktober 2009, namun kini anggotanya telah mencapai 100 orang. Berdirinya bertepatan dengan Perayaan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2009. Hari tersebut dijadikan sebagai momen untuk bangkitnya pemuda-pemuda Jatisrono dan sekitarnya untuk ikut berpartisipasi membangun bangsa dan negara. “Pembentukan Pasebo ini merupakan bentuk jawaban atas kegelisahan masyarakat Jatisrono dan sekitarnya terhadap nasib sepeda-sepeda onthel yang semakin terpinggirkan karena perubahan zaman. Sepeda onthel sebagai benda multiguna bersejarah perlu untuk dirawat dan dilestarikan untuk merespons beberapa tantangan zaman sekarang yakni global warming, krisis energi, krisis kesehatan masyarakat, krisis patriotisme dan krisis budaya,” tegas Susilo Sedyono, Ketua Pasebo kepada Joglosemar, Minggu (28/3).
Susilo menyatakan Pasebo memiliki visi dan tujuan. “Salah satu tujuannya yakni melestarikan kebudayaan Indonesia dengan cara memasyarakatkan gerakan bersepeda tua dan mengaktifkan kembali fungsi sepeda tua dalam kegiatan sehari–hari,” kata Susilo didampingi Stefanus Agung, Sekretaris Pasebo.
Pasebo sekretariatnya di Jalan Raya Wonogiri-Ponorogo km 0,5 Jatisrono, Wonogiri, memiliki agenda rutin seperti komunitas lainnya. Pasebo memiliki program kerja sama dengan instansi lain maupun dengan perusahaan yang akan banding produk maupun bekerja sama dengan komunitas sepeda lainnya. “Keberadaan Pasebo mendukung program pemerintah dalam bidang pengembangan dan promosi wisata lewat program wisata sepeda tua,” katanya. (Eko Susanto)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :