CIANJUR—Musibah tanah longsor terjadi di Kampung Ciawi, Sukanegara, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (11/3) sekitar pukul 16.30 WIB. Sedikitnya enam rumah berikut para penghuninya tertimbun.
Dilansir dari Metronews.com, longsor terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Menurut Iman Sukiman, ketua RT setempat, longsor ikut menimbun 13 orang, belum termasuk anak-anak yang tengah mengaji di musala.
Sementara itu, menurut Kepala Kepolisian Sektor Sukanagara, Ajun Komisaris Iwang Giwangkara, longsor disebabkan hujan yang turun dengan deras dari siang hingga sore. Akibatnya, tebing setinggi 70 meter yang mengelilingi kampung itu ambruk dan menimpa rumah warga.
Selain menimbun rumah, longsor juga menyeret jalan utama yang menghubungkan Cianjur dengan daerah Cianjur selatan hingga terputus. "Ada sekitar 12 warga lebih yang ada di dalam rumah. Kita masih melakukan evakuasi serta memastikan jumlah korban yang tertimbun," kata Iwang.
Hingga pukul 20.15 WIB, proses evakuasi terhadap empat keluarga yang tertimbun masih berlangsung. Menurut Iwang, proses evakuasi mengalami kendala karena belum ada bantuan alat berat serta penerangan yang minim.
Dijelaskan Iwang, peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba itu berawal ketika hujan turun deras dari siang hingga sore. Sekitar pukul 18.30 WIB tebing setinggi 70 meter yang berada di sekeliling kampung longsor. "Ketika itu, warga yang berada di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan diri. Dalam hitungan detik longsoran tanah menutup empat rumah beserta penghuninya," kata dia.
Upaya evakuasi masih dilakukan masyarakat sekitar dibantu aparat TNI dan kepolisian setempat. "Sampai jam 20.30 WIB, warga dan aparat masih melakukan pencarian dengan cara manual serta minim penerangan," tandasnya. (atm)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







