Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Takbiran Keliling Cukup di Kampung-kampung

Rabu, 08/09/2010 09:00 WIB - ina/dya

BANJARSARI—Merujuk surat imbauan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Tengah, masyarakat diminta tak melakukan takbiran keliling di jalan raya pada Kamis (9/9), dalam jumlah yang sangat banyak. Imbauan itu dimaksudkan agar pada malam takbiran, tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Pada dasarnya imbauan Kemenag Jawa Tengah ini bertujuan baik. Tujuannya agar takbiran keliling tidak menyebabkan kemacetan,” jelas Kasubag Tata Usaha Departemen Agama Kota Solo, Mustain Ahmad kepada wartawan, Selasa (7/9). Dikatakan, jika pengurus masjid ingin menggelar takbiran keliling cukup dilakukan di kampung-kampung.
Mustain menambahkan, selain imbauan mengenai larangan takbiran keliling di jalan raya, pihaknya juga mulai menyosialisasikan penyelenggaraan salat Idul Fitri tidak lagi dilakukan di jalan raya.
Meskipun demikian untuk tahun ini, terdapat beberapa lokasi penyelenggaraan salat Idul Fitri di beberapa titik jalan raya seperti di Jalan Tentara Pelajar dan Jalan Gatot Subroto.
“Ada 25 titik lokasi yang menjadi pelaksanaan salat Idul Fitri, yang sampai saat ini tercatat dan menjadi data Kemenag Kota Solo. Khusus penyelenggaraan salat Idul Fitri, kami memprediksi ada 57.000 jamaah yang memadati Salat Id di berbagai tempat,” terangnya.

Imbauan
Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Suharto juga menganjurkan hal serupa, agar warga Solo tak menggunakan jalan raya sebagai lokasi salat Id.
”Kemarin kita sudah rapatkan, bahwa Pemkot mengimbau kepada warga agar tidak menggunakan jalan raya sebagai lokasi salat Id. Ini bentuknya masih imbauan, karena Pemkot juga masih dalam tahap mencari solusi terbaik atas masalah ini,” ujar Budi Suharto, Selasa (7/9).
Dia menambahkan, imbauan tersebut lebih dikhususkan bagi pelaksanaan salat Id yang akan dilakukan di jalan-jalan vital. “Kalau hanya jalan kampung, kemungkinan tidak apa-apa. Yang kita imbau adalah jangan sampai jika menggunakan jalan vital, akan mengganggu akses para pemudik,” imbuh dia. (ina/dya)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :