KARANGANYAR—Masyarakat Karanganyar diimbau untuk tidak merayakan takbir Lebaran dengan mengendarai sepeda motor secara berombongan atau menggunakan mobil melintas di jalan-jalan. Pasalnya selain dinilai mengganggu masyarakat kegiatan ini juga rawan terjadi kecelakaan.
Imbauan ini dilontarkan oleh Kepala Departemen Agama (Depag) Karanganyar, Juhdi Amin, Rabu (8/9). Menurutnya masyarakat harus berusaha menghargai perayaan takbir Lebaran dengan arif dan bijaksana. ‘’Takbir adalah ibadah karena merupakan ibadah maka lebih baik hal itu dilakukan di masjid, musala atau tanah lapang supaya takbir dan takhmid dapat dilakoni secara khusuk dan khidmat,” tuturnya. Takbir keliling dengan menggunakan kendaraan serta membunyikan petasan, lanjutnya dapat mengganggu ibadah warga lain.
Bubarkan Rombongan
Imbauan senada juga dilontarkan oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Edi Suroso melalui Kasatlantas AKP Dwi Erna Rustanti. Dia menyampaikan untuk perayaan takbir Lebaran kali ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan takbir keliling dengan menggunakan kendaraan. ‘’Kami sudah menghimbau melalui Departemen Agama dan MUI untuk menyosialisasikan kebijakan ini,’’ ujarnya.
Sebagai bukti ketegasan, pihaknya berjanji tidak akan segan membubarkan rombongan takbir keliling yang menggunakan sepeda motor. Menurutnya perayaan takbir keliling dengan menggunakan kendaraan cukup berisiko tinggi bagi para pengendara, apalagi mengingat volume kendaraan di jalan raya yang kian meningkat saat Lebaran.
Pada bagian lain Juhdi Amin mengungkapkan untuk mengisi kegiatan takbiran, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah acara yakni Takbir Muspida di Masjid Agung Karanganyar. Selain itu digelar pula acara Gebyar TPQ yang rencananya diikuti 1.500 santri TPQ serta Rampak Beduk yang menampilkan penabuh beduk utusan dari 17 kecamatan yang ada di Karanganyar, hari ini, Kamis (9/9).
Lalu pada esok hari, Jumat (10/9), direncanakan akan dilaksanakan Salat Id berjemaah di Alun-alun Karanganyar dengan menghadirkan khotib, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, Badarudin. ‘’Masyarakat kami minta untuk ikut serta Salat Id berjamaah ini, tetapi jangan lupa untuk membawa alas berupa tikar, sajadah atau kertas koran,’’ ujarnya. (tam)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







