Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Tak Laku, Nexus One di-Stop

Minggu, 25/07/2010 09:00 WIB - lea/oke

Digadang-gadang bisa menyaingi keberadaan iPhone atau BlackBerry, ponsel besutan Google dengan aplikasi Android, Nexus One ini ternyata malah ditarik dari pasaran. Handset yang di-launching pada awal tahun ini, dinyatakan tak laku.
Google telah menutup Nexus One web store dua bulan lalu. Kebijakan ini baru diimplementasikan kepada konsumen di  Amerika Serikat. Namun, handset yang dijual secara online ini untuk sementara masih akan dijual ke Eropa melalui operator Vodafone dan beberapa operator di Asia seperti KT di Korea.
“Kami kini sadar bahwa penjualan Nexus One secara langsung melalui mitra akan jauh memberikan rasa persaingan lebih nyata kepada iPhone,” tegas CEO Google Eric Schmidt, seperti yang dilansir melalui Wall Street Journal.
Tapi, dengan distopnya Nexus One dari penjualan di AS, sepertinya penghentian penjualan di negara-negara lain pun hanya tinggal menunggu waktu. Jadi bagi Anda yang begitu menantikannya, sepertinya hanya gigit jari saja. Padahal sempat pihak Indosat mewacanakan untuk membawa produk Google ini ke Tanah Air.
“Mudah-mudahan Nexus One bisa dihadirkan paling cepat tahun ini. Kami sedang gencar melakukan pembicaraan dengan Google,” ujar Group Head Brand Marketing Indosat Teguh Prasetya.
Seperti dilansir dari situs Mashable, ponsel terakhir Nexus One yang bakal dijual Google, telah tiba di markas Google, di Mountain View, California AS. Setelah ponsel tersebut dijual, tak akan ada lagi Nexus One yang dijual kepada pembeli di AS pada minggu lalu.
“Pekan ini kami menerima pengiriman terakhir dari ponsel Nexus One. Setelah ponsel-ponsel ini terjual, Nexus One tak akan dijual lagi secara online dari Google,” ujar Google lewat blog resmi perusahaannya.
Langkah Google diambil menyusul buruknya penjualan Nexus One, walaupun ponsel ini termasuk sempat menjadi salah satu ponsel yang paling dinanti-nanti. Dari sisi spesifikasi, Nexus One merupakan salah satu ponsel yang disukai para pecinta gadget.
Lesu
Bahkan, kinerja ponsel ini akan semakin baik saat menjalankan update sistem operasi Android 2.2. Sayangnya Google memang tidak terlalu gencar menggenjot pemasaran ponsel Android ini.
Karena sepertinya Google memang tidak sungguh-sungguh ingin terjun ke industri ponsel, selain hanya sekadar ingin mendorong vendor-vendor hardware lain untuk mendukung platform Android. Setidaknya langkah Google itu tidak sia-sia.
Berbondong-bondong, vendor ponsel dan komputer lain telah meluncurkan ponsel ber-platform Android. Android pun kini telah menjadi salah satu pesaing berat Apple dengan smartphone iPhone-nya.
Jika dilihat dari volume penjualan, Nexus One memang tidak sebanding dengan spesifikasinya yang sempurna. Bahkan ponsel ini begitu dinantikan oleh konsumen di Indonesia selain N900 tentunya.
Penjualan Nexus One terbilang lesu. Menurut data yang dikeluarkan Flurry, Nexus One yang diprediksi bisa terjual hingga 20.000 unit dalam sepekan, malah hanya bisa menjual 80.000 unit setelah satu bulan Google merilisnya ke publik.
Angka tersebut tentu saja sangat kecil, apalagi bila dibandingkan dengan kompetitornya seperti iPhone yang laku 600.000 dalam sebulan. Bahkan, dengan Droid yang sama-sama mengusung Android, Nexus One kalah jauh hingga 525.000 unit seperti dilansir TechCrunch.
Prediksi beberapa pengamat mengenai kekurangan Nexus One yang membuat penjualan ponsel cerdas ini melambat tampaknya terbukti. Contohnya saja, metode penjualan langsung di online yang dituding sebagai biang keladi kegagalan penjualan.
Ini belum termasuk dengan kekurangan masalah jaringan 3G yang hanya mampu digunakan di operator AT&T saja. Malahan, konektivitas 3G Nexus One dikabarkan mengalami masalah.
Beberapa pengamat menyebutkan, sistem penjualan langsung melalui online membuat isu negatif di kalangan calon pembeli. Terlebih, Google yang hanya menyediakan Customer Support, membuat pengguna bingung saat melaporkan masalah pada handset-nya.
Malahan selain masalah sistem penjualan, Nexus One juga ditempa masalah mengenai jaringan 3G. Ponsel hasil kolaborasi dengan HTC itu, mengalami gangguan pada 3G nya yang kadang hilang, atau malah tidak bisa digunakan sama sekali. (lea/oke)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :