Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Spesialis Daerah Konflik

Rabu, 10/03/2010 09:00 WIB - dtc

JAKARTA—Para tersangka teroris yang digerebek Densus 88 Mabes Polri di Pamulang, Tangerang disebut memiliki kaitan dengan kelompok teroris di Aceh. Peran mereka sebagai pemasok senjata dan pendukung dana dalam kegiatan aksi terorisme tersebut.
“Mereka sebagai pemasok senjata dan pendukung dana ke Aceh,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/3). Senada diungkapkan Kadensus 88 Brigjen Pol Tito Karnavian. Ia memastikan pelaku teroris di Pamulang, memiliki kaitan dengan teroris di Aceh.
Jaringan di Pamulang merupakan pihak yang mengirimkan orang ke Aceh.

“Ya dia biang keroknya, yang kirim orang ke Aceh,” katanya. Keberadaan Kelompok Pamulang ini sudah diintai selama sebulan terakhir ini. “Densus 88 sudah satu bulan melakukan pengintaian sebelum menggerebek ruko dan sebuah rumah di Pamulang,” sebut seorang petugas di lokasi penggerebekan di Jl Siliwangi, Pamulang, Tangerang, Selasa (9/3).
Para pelaku ini memang menjadikan lokasi di sekitar Pamulang sebagai basis. Mereka baru beberapa bulan menetap di lokasi tersebut.
Siapa sebenarnya para tersangka pelaku teror yang bersembunyi di Pamulang ini? Apakah ada kaitannya dengan Noordin M Top?. Polisi hanya menjelaskan terkait aksi teror di Aceh. Tapi polisi belum membeberkan secara lebih detail.
Sementara itu mantan aktivis Jemaah Islamiyah (JI) menyebut, Kelompok Pamulang ini adalah para personel yang pernah terlibat peperangan di daerah konflik baik di luar negeri maupun dalam negeri. “Mereka ini spesialis daerah konflik,” kata mantan aktivis Jemaah Islamiyah (JI), Farihin di Jakarta, Selasa (9/3).
Farihin yang pernah berlatih di Afghanistan ini menjelaskan, mereka yang tertangkap dan tertembak mati di Pamulang ini, adalah alumni atau pernah ikut berperang di daerah konflik. “Ada yang pernah ke Palestina, Ambon juga Poso,” terangnya.
Sementara itu, sumber lain di kepolisian menyebutkan, para tersangka pelaku teroris di Pamulang,  ini diduga kuat masuk jaringan Banten. Jaringan ini sebelumnya memunculkan nama Imam Samudera. “Ini kelompok ring Banten,” terangnya.
Para pelaku jaringan ini menyusun kekuatan di Banten, salah satu anggotanya yakni Imam Samudera, dan juga yang pernah melakukan aksi bunuh diri di Kedubes Australia pada 2004 yakni Heri Golun. Sebenarnya mereka sudah terdeteksi kepolisian sejak lama. “Mereka melakukan kontak dengan jaringan DI (Darul Islam) Aceh untuk melakukan balas dendam, terkait tewasnya kawan-kawan mereka,” terang sumber itu.
Gubernur Nangroe Aceh Darrusalam (NAD) Irwandi Yusuf juga menegaskan, penggerebekan orang-orang yang diduga teroris di Pamulang, ada hubungannya dengan para tersangka teroris di Aceh.
Para teroris itu, kata Irwandi, ingin menjadikan Aceh sebagai daerah basis atau pusatnya teroris di Asia Tenggara. (dtc)

 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :