Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Sosialisasi Desa Siaga Tak Direspons Pria

Rabu, 28/10/2009 21:29 WIB - mur

SERENGAN (Joglosemar): Sempat mati suri beberapa bulan silam, Forum Kelurahan Siaga (FKS) Danukusuman dihidupkan lagi. Namun sayang, upaya itu tak mendapatkan respons dari para pria. Hal itu terbukti, saat digelar sosialisasi Desa Siaga di Balai Kampung Danukusaman, tak ada satu pun warga pria yang mengikuti kegiatan tersebut. 
Pertemuan itu cukup disesalkan pihak penyelenggara. Meski mendatangkan seorang bidan dari Puskesmas Pembantu Danukusuman, Selasa (27/10), ruang pertemuan hanya diisi warga perempuan. 
“Sudah lama forum ini mati suri. Maka ketika saya masuk ke kelurahan ini, saya ingin menghidupkan kembali Forum Kelurahan Siaga,” ungkap Lurah Danukusuman, Sutiyo Joyo Legowo kepada Joglosemar, Selasa (27/10) di kantornya. 
Disinggung mengenai ketidakhadiran warga lelaki, Sutiyo mengakui, bila para pria di lingkungannya, saat kegiatan digelar, tengah bekerja. Sementara bila digelar pada malam hari, dikhawatirkan, justru mengganggu jam-jam istirahat warganya.  
Wakil Ketua Forum Kelurahan Siaga, Titik Ismundari, yang ditemui Joglosemar seusai sosialisasi mengatakan, dalam kegiatan ini Bidan Puskesmas, Hartini, memberikan materi tentang kesehatan masyarakat. Selain itu, dalam sosialisasi ini juga diadakan pengumpulan data kesehatan masyarakat seperti keluarga miskin, jumlah ibu hamil, dan ibu hamil dengan risiko tinggi. 
“Data-data ini digunakan untuk antisipasi dan langkah-langkah dalam menciptakan Desa Siaga. Karena tak hanya masalah kesehatan saja yang menjadi pusat perhatiannya, tapi kesejahteraan keluarga juga masuk dalam cakupan bidang kerja Forum Kelurahan Siaga,” jelas Titik Ismundari. (mur)

Pertemuan itu cukup disesalkan pihak penyelenggara. Meski mendatangkan seorang bidan dari Puskesmas Pembantu Danukusuman, Selasa (27/10), ruang pertemuan hanya diisi warga perempuan.
“Sudah lama forum ini mati suri. Maka ketika saya masuk ke kelurahan ini, saya ingin menghidupkan kembali Forum Kelurahan Siaga,” ungkap Lurah Danukusuman, Sutiyo Joyo Legowo kepada Joglosemar, Selasa (27/10) di kantornya.
Disinggung mengenai ketidakhadiran warga lelaki, Sutiyo mengakui, bila para pria di lingkungannya, saat kegiatan digelar, tengah bekerja. Sementara bila digelar pada malam hari, dikhawatirkan, justru mengganggu jam-jam istirahat warganya.  
Wakil Ketua Forum Kelurahan Siaga, Titik Ismundari, yang ditemui Joglosemar seusai sosialisasi mengatakan, dalam kegiatan ini Bidan Puskesmas, Hartini, memberikan materi tentang kesehatan masyarakat. Selain itu, dalam sosialisasi ini juga diadakan pengumpulan data kesehatan masyarakat seperti keluarga miskin, jumlah ibu hamil, dan ibu hamil dengan risiko tinggi.
“Data-data ini digunakan untuk antisipasi dan langkah-langkah dalam menciptakan Desa Siaga. Karena tak hanya masalah kesehatan saja yang menjadi pusat perhatiannya, tapi kesejahteraan keluarga juga masuk dalam cakupan bidang kerja Forum Kelurahan Siaga,” jelas Titik Ismundari. (mur)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :