Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Sopir Bus Wahyu Putra Tersangka

Rabu, 08/09/2010 09:00 WIB - mal

SUKOHARJO—Sopir bus PO Wahyu Putra ditetapkan sebagai tersangka utama dalam kasus kecelakaan karambol yang menewaskan empat orang sekaligus. Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Watukelir, di Dusun Gunung Butak, Karangmojo RT 03/RW V, Kecamatan Weru, Sukoharjo Senin (6/9) kemarin.
Kapolres Sukoharjo AKBP Suharyono menjelaskan, kecelakaan tersebut disebabkan oleh tiga faktor, antara lain faktor kesalahan manusia (human error), kondisi cuaca serta kondisi jalan.  “Saat itu memang mendung dan hujan deras, tapi pengemudi bus tidak hati-hati, sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut,” ujarnya, Selasa (7/9).
Diakui Kapolres,  Handoko, sopir bus Wahyu Putra saat kecelakaan terjadi,  memang bukan pengemudi yang asli, melainkan hanya sopir pocokan. Sudah demikian, dalam kondisi cuaca ekstrem, jalan terjal menurun dan menikung, yang bersangkutan tidak mengurangi kecepatan.
“Ini bisa dilihat dari kerusakan terparah pada Suzuki Carry,” tandasnya.
Kapolres menegaskan, jika nanti dalam pemeriksaan Handoko terbukti bersalah, tidak menutup kemungkinan  pengemudi bus yang asli, Ngadimin  maupun pemilik PO bus Wahyu Putra bisa juga menjadi tersangka. “Tapi memang saat ini belum mengarah sampai ke sana,” jelasnya.
Sementara itu, dua korban yang kemarin dirujuk ke RS Dr Oen Solo Baru (Soba), hingga kemarin  masih dalam kondisi kritis. Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang  penumpang Suzuki Carry yang tewas dalam kecelakaan karambol tersebut adalah sopir Suzuki Carry, Busar (29) serta dua penumpangnya,  Sunarni (55) dan Wulan Ramadan (12) warga Sarean Jatigarang RT 02/RW VIII Weru Sukoharjo. Satu korban tewas lainnya adalah pengendara Honda Megapro, Edy (25) warga Pucanganom, Rongkop, Gunungkidul, Yogyakarta.
Rombongan tersebut merupakan keluarga yang baru saja pulang dari memeriksakan salah satu anggota keluarganya di RSUD Dr Moewardi, Solo.  Namun nahas, rombongan tersebut justru menjadi korban dalam kecelakaan maut itu.
Terpisah, Kasatlantas Polres Sukoharjo,  AKP Y Iwan Kusnandar Irianto menambahkan, saat ini posisi sopir bus masih diamankan di Polres Sukoharjo karena saat usai  kecelakaan langsung diamankan Polisi dari amuk massa. (mal)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :