BASEL—Basel memang belum pasti menggenggam tiket untuk tampil di babak perempatfinal Liga Champions . Akan tetapi, setidaknya mereka terbukti dapat menjadi tim pembunuh dua raksasa Eropa. Pertama, mereka menyingkirkan Manchester United, dan kini, mereka membuat Bayern Munich terancam angkat koper juga, setelah dikalahkan 0-1 oleh Basel di St Jakob-Park, Kamis (23/2) dini hari WIB.
Menurut Goal, Sosok yang patut dijadikan sorotan bukanlah Xherdan Shaqiri, atau Alexander Frei, namun justru sang kiper, Yann Sommer. Ia menjadi sosok penting di lini belakang Basel.
Kiper berusia 23 tahun ini menggagalkan tembakan Franck Ribery yang sebenarnya benar-benar dalam jarak tembak ideal striker Perancis itu. Selain itu, dia juga melakukan sejumlah penyelamatan pada menit-menit akhir pertandingan.
Dominasinya sebenarnya terlihat ketika dia ikut Timnas U-21 Swiss dalam Euro 21. Tim Swiss meraih final tanpa kebobolan satu gol pun sebelum akhirnya mereka kalah 0-2 dari Spanyol.
Jika memang penampilannya terus bertahan pada level ini, atau mungkin meningkat, bukan tidak mungkin dia akan menjadi incaran raksasa-raksasa besar, seperti Manchester United, Juventus, Inter Milan atau Arsenal dan dia akan menyandang gelar shot stopper Eropa.
Dalam pertandingan kemarin, Penyerang asal Swiss Valentin Stocker keluar dari bangku cadangan. Ia berhasil membuka kemenangan di menit ke-86, seperti ketika para pemain Basel memukul Machester United.
Basel mengalahkan tim asuhan Sir Alex Ferguson 2-1 pada laga grup Desember 2011 lalu. Itu menjadi dorongan kesempatan menang pada leg kedua di Allianz Arena Munich pada 13 Maret nanti.
Secara matematis, Basel sebenarnya memiliki peluang lebih kecil. Akan tetapi, melihat kasus United, mereka nyatanya berpeluang untuk mengulang sukses itu.
“Kami telah mengalahkan dua tim terbaik di dunia, yaitu Manchester United, yang berhasil kami rebut empat poin, dan Bayern, yang merupakan tim luar biasa kebanggaan Swiss,” kata kiper Basel Yann Sommer.
“Namun kami juga tim yang baik dan kami percaya pada kemampuan kami, maka saya tidak merasa Bayern melecehkan kami,” lanjutnya.
Antara | Niko Fediyanto
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




