WONOGIRI—Pelaksanaan ujian nasional (UN) di Wonogiri heboh dengan beredarnya kunci jawaban UN untuk beberapa mata pelajaran melalui pesan singkat SMS di telepon genggam peserta ujian.
Kasus kunci jawaban itu terungkap saat Sekretaris Dewan Pendidikan Wonogiri, Tulus Permada Edi memonitor jalannya UN di SMKN 2 Wonogiri, Rabu (24/3). “Tadi saya lihat di warung banyak peserta ujian berkerumun. Setelah mencari informasi, ternyata mereka tengah menyalin kunci jawaban UN untuk mata pelajaran Matematika yang hari ini (kemarin-red) diujikan. Saya juga sudah dapat SMS serupa,” katanya.
Dari keterangan peserta ujian yang didatanginya, Tulus mengatakan, pesan singkat itu dikirim oleh seorang peserta ujian nasional di sekolah lain. Kunci jawaban itu sudah beredar sejak dua hari yang lalu. Pada hari pertama UN, sudah beredar jawaban untuk mata pelajaran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Akan tetapi, Tulus meyakini kunci jawaban tersebut palsu. “Ini hanya untuk mengecoh siswa ujian saja. Memanfaatkan keadaan. Jadi saya harap semua peserta ujian jangan menghiraukan SMS seperti ini,” tegasnya.
Ketua Panitia UN Kabupaten Wonogiri, Suwartono, yang juga Kabid SMP/SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri mengatakan, kejadian seperti itu bukanlah hal yang baru. Pada tahun-tahun sebelumnya, kejadian serupa itu juga sudah pernah terjadi.
Kunci jawaban soal, dan bahkan soalnya sekalipun, menurut Suwartono sangat tidak mungkin bocor ke pihak lain. Karena selama proses penyusunan hingga pengiriman dan akhirnya sampai di hadapan para peserta ujian pengamanannya sangat ketat.
“Bahkan, guru atau pengawas ujian dilarang keras membaca soal yang dikerjakan peserta. Dan saya yakin siswa tidak mudah tertipu dengan hal semacam itu. Terlebih sudah kami wanti-wanti dalam sosialisasi lalu, pemerintah menjamin tidak akan ada kebocoran soal. Ini modus lama jadi sudah biasa terjadi,” tegasnya. (son)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




