Ingat, PK itu, peninjauan kembali bukan pemeriksaan kembali, ya,” tutur Hendra Bayu BK, panitera muda hukum Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, kepada para siswa berseragam putih abu-abu, Kamis (5/11).
Pagi itu, nampaknya Hendra Bayu tidak sedang dibuat pusing dengan berbagai kasus pengadilan. Namun ia tetap saja terlihat sibuk di ruang sidang. Pasalnya hari itu, PN Surakarta didatangi para siswa dari SMA Al Islam 1 Surakarta. Bahkan tidak tanggung-tanggung, ruang sidang yang biasanya terlihat menyeramkan untuk mengadili terdakwa, kali ini tanpa ampun disesaki para siswa sampai beberapa dari mereka terpaksa menggelosor di lantai.
Bukan karena suatu kasus, hingga para siswa ini berbondong-bondong mengunjungi PN Surakarta. Sebab, mereka memang sengaja digiring gurunya mendatangi PN Surakarta untuk mengetahui seluk-beluk dunia peradilan yang pada kesempatan itu juga menjadi tugas pelajaran sekolah mereka.
Tidak terlihat wajah takut atau canggung saat para siswa memasuki ruang sidang serta bercengkerama dengan Hendra Bayu yang pada kesempatan itu menjadi pembicara wakil dari PN Surakarta. Mereka pun terlihat tidak sungkan-sungkan mengajukan berbagai pertanyaan menyangkut dunia peradilan di Indonesia.
Salah satu siswa, Agasta Rizaldi, mengungkapkan dari kegiatan yang diikutinya, mendapat berbagai pengetahuan tentang peradilan dan hukum. “Saya sekarang menjadi tahu bagaimana struktur dan proses hukum di Indonesia itu seperti apa,” ujarnya. Bahkan dari kegiatan yang berlangsung kurang dari dua jam ini membuatnya mengetahui jika PN Surakarta adalah salah satu PN yang masuk kelas 1A khusus di Indonesia.
Ia mengaku takut kala memasuki ruang sidang di pengadilan, karena menurutnya di televisi sering ditayangkan jika terdakwa pengadilan pasti berakhir di penjara. “Namun sekarang aku jadi sadar ternyata pengadilan itu nggak seseram yang kita pikirkan,” tuturnya.
Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan SMA Al Islam 1 Surakarta, Ahsanudin menjelaskan kegiatan yang mereka gelar merupakan studi lapangan para siswa yang duduk di kelas IPS. Kegiatan ini, diikuti oleh para siswa kelas XII yang berjumlah 190 siswa. Mereka juga akan melakukan kunjungan di sejumlah kantor instansi. (Bagus Sandi Tratama)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







