Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Setahun, Aset Mandiri Naik Rp 50 T

Jumat, 30/10/2009 17:02 WIB - ara

 JAKARTA (Joglosemar): Bank Mandiri pada triwulan ketiga 2009, berhasil mencatat pertumbuhan kredit sebesar 15,7 persen. Nilai kredit ini meningkat dari Rp 162,8 triliun pada triwulan ketiga 2008 menjadi Rp 188,3 triliun per September 2009. Sedangkan, rasio kredit bermasalah (NPL/non perfoming loan) gross 3,8 persen dan netto 0,85 persen.
Direktur Utama Bank Mandiri, Agus Martowardojo dalam konferensi pers paparan publik Laporan Keuangan triwulan III 2009, Kamis (29/10), mengatakan pertumbuhan penyaluran kredit telah mendorong peningkatan aset Bank Mandiri menjadi Rp 366,5 triliun. Dibanding triwulan ketiga 2008, seperti dilansir vivanews.com, nilai aset bank ini adalah Rp 318,7 triliun atau melonjak hampir Rp 50 triliun dalam tempo setahun.
Pertumbuhan kredit Bank Mandiri, menurut Agus, terlihat di setiap segmen, di mana pertumbuhan tertinggi tercatat di segmen mikro dan retail yang mencapai 25,3 persen dari Rp 4,04 triliun menjadi Rp 5,07 triliun pada September 2009. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan jumlah nasabah yang tumbuh 64 persen (year on year) atau menjadi lebih dari 395.000 nasabah.
Penyaluran ke segmen usaha bisnis kecil juga mengalami pertumbuhan signifikan yaitu sebesar 21,3 persen atau Rp 3,2 triliun dari Rp 13,4 triliun menjadi Rp 16,3 persen.
Untuk nasabah sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Bank Mandiri juga terus mengalami peningkatan yaitu dari 272.879 nasabah menjadi 434.872 nasabah per September 2009. Alhasil, total penyaluran kredit ke sektor tersebut meningkat 18,6 persen menjadi Rp 25,51 triliun sampai September 2009 dari sebelumnya Rp 21,51 triliun.
Unit korporate tumbuh 24,7 persen sedang komersial tumbuh menjadi Rp 43,59 triliun. “Ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan bagi kami, dengan total kredit yag terus disalurkan maka peran Mandiri sebagai lembaga intermediasi terus berjalan,” kata Agus. (ara)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :