Membentuk sebuah komunitas maupun paguyuban sebagai wadah untuk menaungi berbagai keinginan dan pemikiran yang bermacam-macam tidaklah mudah. Hal tersebut membutuhkan sebuah kesabaran, ketelatenan dan jiwa kepemimpinan yang tinggi tentunya. Hal-hal tersebut tidak dimiliki, tak ayal komunitas yang dibentuk tidak akan bertahan lama.
Untuk menaungi pemikiran dari 20 orang anggotanya, para petinggi komunitas Karisma Supra 125 memiliki cara tersendiri agar semua keinginan dan pemikiran tersebut dapat ter-cover. “Pada awal sebelum membentuk paguyuban ini, kami kan memang berangkat dari pemikiran dan keinginan yang sama, namun tak selamanya kami selalu berjalan beriringan namun kuncinya adalah saling pengertian satu sama lain sehingga tidak ada yang dirugikan,” ungkap Nico, Humas komunitas Karisma Supra 125.
Perlu diketahui pula jika komunitas ini merupakan salah satu komunitas yang dijadikan sebagai penggerak paguyuban motor Honda yang ada di Klaten. “Kami kan ditunjuk sebagai penggerak paguyuban motor Honda di Klaten. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami dan sebisa mungkin kami menjaga amanat yang diberikan ke kami,” terang Andi.
Selain itu, Andi dan kawan-kawan mengatakan antusiasme masyarakat Klaten sendiri terhadap komunitas motor sangat baik. Untuk itulah tak mengherankan banyak calon anggota yang ingin bergabung. “Kami memang banyak bersosialisasi, memperluas pertemanan dengan masyarakat juga dan merangkul anak-anak muda yang juga memakai Karisma Supra 125,” papar Eko.
Walau demikian, komunitas ini selektif dalam menjaring anggota baru yang ingin bergabung dengan mereka. “Kami harus selektif dalam menerima anggota baru karena kami tidak menginginkan mereka hanya aktif di awal saja. Untuk itu, kami memiliki cara bagi siapa saja yang ingin bergabung harus ikut kopdar dulu sebanyak empat kali setelah itu barulah mereka akan kami lantik untuk menjadi anggota Karisma Supra 125,” lanjutnya. (tia)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




