Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Sektor Perbankan Penyumbang Terbesar Asuransi

Senin, 01/11/2010 09:00 WIB - qds

SOLO—Sektor perbankan dan leasing masih menjadi penyumbang  terbesar bagi dunia asuransi di Kota Solo. Pasalnya,  dari barang agunan yang disimpan perbankan, pastilah harus diasuransikan demi keamanan, sementara terkait leasing, ketika penjualan produk melesat, maka peningkatan premi asuransi akan mengiringi.
Namun, sayangnya untuk sektor ritel (individu), sejauh ini  masih kurang dan harus terus digenjot pertumbuhannya. Kondisi ini tak lepas dari persepsi yang berkembang di masyarakat, bahwa asuransi itu mahal dan belum begitu penting.
“Oleh karena itu untuk lebih memasyarakatkan asuransi serta pentingnya asuransi maka sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terus dilakukan. Salah satunya pula memperingati Hari Asuransi Indonesia yang kebetulan jatuh 18 Oktober lalu, kami menggelar rangkaian kegiatan,” jelas Faisal Ibrahim,    Ketua Panitia Hari Asuransi Indonesia 2010, ditemui Joglosemar, Minggu (31/10).
Rangkaian kegiatan Hari Asuransi Indonesia 2010 tersebut digelar di Lapangan Manahan berupa cek kesehatan, donor darah, senam sehat, dan masih banyak lainnya. Kegiatan ini didukung oleh puluhan perusahaan asuransi yang tergabung dalam Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), serta sejumlah sponsor.
Ditambahkan Faisal, dengan banyaknya bencana yang  bertubi-tubi terjadi di Tanah Air, seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus, maka peran dari asuransi itu harus diperhitungkan.
“Ketika ada bencana, kecelakaan transportasi pasti akan ada hal yang tak diinginkan terjadi. Nah, kerugian ekonomi yang timbul dari hal itu, bisa ditransfer ke asuransi,” tandasnya.
Namun, sebelum membeli asuransi, kepada masyarakat Faisal mengimbau  hendaknya pemilihan asuransi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. “Pahami pula klausa polis sehingga jelas hak dan kewajiban antara tertanggung dengan penanggung asuransi tersebut. Dan jangan lupa datangi asuransi yang sehat, ini bisa dilihat dari RBC (Risk Base Capital) mereka yang capai 120 persen. Asuransi itu sebenarnya murah bila dilihat dari manfaatnya,” pungkasnya. (qds)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :