SOLO—Sekolah Dasar (SD) dan TK Warga menggelar acara untuk menyambut perayaan Imlek dengan menghadirkan performance dari komunitas barongsai Karunia Maha Kuasa, Jumat (12/2). Acara ini bertujuan untuk menghormati adanya perbedaan antaragama dan kebudayaan yang diikuti 550 siswa SD.
Kepala SD Warga EL Sulistyowati mengungkapkan diadakannya acara ini sebenarnya sebagai bentuk penghormatan antarbudaya agar warga dapat membaur menjadi satu dan nantinya dapat melestarikan kebudayaan yang ada salah satunya Imlek. “Untuk itu, kita menyambut perayaan Imlek dengan cara memberikan hiburan barongsai,” papar Sulistyowati ditemui Joglosemar, di sela-sela acara, Jumat (12/2).
Pemimpin Liong dan Barongsai Karunia Maha Kuasa, The Yoe Bing (53), menyatakan arti Imlek adalah sebentuk sukacita dalam merayakan panen (pesta rakyat) untuk menyambut musim semi. “Sebenarnya arti Imlek itu sendiri adalah sebagai bentuk sukacita dalam merayakan panen (pesta rakyat) untuk menyambut musim semi panen dan juga mencegah pagebluk,” tutur The Yoe Bing.
Salah seorang siswa SD kelas VI, Valda Delora Martana (10), mengaku senang dengan penampilan barongsai yang diadakan sekolah. (m4)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







