Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

SBY Harus Minta Maaf ke Mega Syarat Koalisi PD-PDIP Terwujud

Minggu, 07/03/2010 09:00 WIB - dtc

JAKARTA—Koalisi Partai Demokrat (PD) dan PDIP bisa saja terwujud dengan sejumlah syarat. Salah satunya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) datang langsung menemui Megawati untuk meminta maaf.
”Mega merasa pernah ditikam dari belakang oleh SBY. Mau nggak SBY minta maaf kepada Mega. Kuncinya ada di Mega,” kata peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanudin Muhtadi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/3).
Menurut Muhtadi, Mega sadar betul artinya koalisi untuk kepentingan PDIP. Dengan terus menerus menjadi oposisi, PDIP sulit untuk menaikkan popularitasnya. ”Oposisi masih banyak dilihat sebagai hal yang negatif, kerjanya hanya merecoki,” kata Burhanudin.
Karena itu, sambung Burhanudin, usulan koalisi antara PD dan PDIP dinilai tepat. ”Oposisi tidak ada insentif finansialnya. Selama ini ATM-nya PDIP kan Taufiq Kiemas, tentunya dia yang sangat merasakan,” kata Burhanudin.
Sebelumnya Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP, Taufiq Kiemas, menawari PD untuk menggandeng PDIP. Menurutnya, koalisi PD saat ini terlalu lemah dan sudah tidak mampu menopang pemerintahan.
Nyaman dengan PDIP
Sementara itu, DPP Partai Demokrat (PD) akan mengkaji kemungkinan PDIP bergabung dalam koalisi sebagaimana tawaran Ketua Deperpu PDIP Taufiq Kiemas (TK). Meski selama ini berseberangan posisi, tapi kejelasan sikap PDIP membuat PD merasa lebih nyaman.
”Kita hormati tawaran itu, tapi tentu akan kita kaji. Saya katakan merasa nyaman dengan PDIP karena sikapnya jelas,” kata Ketua DPP PD, Ahmad Mubaroq.
Kejelasan PDIP tercermin dari sikap FPDIP sebagai oposisi selama lebih lima tahun terakhir ini di parlemen. Menurut dia, adalah wajar saja bila PDIP yang oposisi mengambil sikap berseberangan dengan FPD dalam pembahasan program kerja pemerintahan SBY.
”Oposisi ya begitu. Misalnya ada musuh yang bilang ’jelek lu!’, ya wajar. Lha dari pada koalisi yang sekarang tapi seperti ini?,” gugatnya.
Wacana PDIP bergabung ke koalisi sudah sempat terdengar sebelum Pansus Century bergulir. Tetapi belum ada pembicaraan serius antara dua pihak mengenai masalah tersebut. ”Belum sejauh itu,” tegas Mubaroq. (dtc)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :