Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Satu Siswa Ujian Susulan di RSUD

Rabu, 31/03/2010 09:00 WIB - son

WONOGIRI—Abdul Rahmat, siswa SMK Gajah Mungkur, Wonogiri harus melaksanakan ujian nasional (UN) susulan di atas tempat tidur di kamar nomor 2, bangsal Teratai RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri mulai Selasa (30/3) kemarin.
Sampai hari kedua pelaksanaan UN, Rahmat, warga  Desa Kerjolor, Kecamatan Ngadirojo itu masih harus mengerjakan soal-soal ujian di atas tempat tidur. Sejak awal pekan lalu, tepatnya pada hari kedua UN untuk SMA/SMK/MA, ia memang terbaring di rumah sakit karena penyakit demam berdarah.
Menurut keterangan ibunda Rahmat, Narti, Rahmat sebenarnya sejak hari Minggu (21/3) sudah merasa tidak sehat, namun karena UN akhirnya dia nekat ikut UN pada hari pertama, Senin  (22/3).
“Sudah saya bilang izin saja, tapi dia memaksa untuk ikut. Pada hari kedua, Rahmat sudah benar-benar tidak kuat sehingga harus dibawa ke rumah sakit. Ternyata dia kena demam berdarah,” jelas Narti.
Tri Suprayitno, Panitia UN SMK Gajah Mungkur mengatakan, UN susulan itu akan dilaksanakan di rumah sakit hingga nanti Rahmat dinyatakan sembuh dan boleh pulang. Tapi bila Rahmat sudah boleh pulang, menurut Tri, ujian untuk esoknya akan dilakukan di sekolah.
“Kita lihat nanti bagaimana kata dokter. Kalau besok sudah boleh pulang (hari ini-red), maka UN susulan untuk hari Kamis akan dilakukan di sekolah. Tapi bila sampai hari Kamis belum ada keterangan sembuh dan boleh pulang Rahmat akan terus menjalani UN susulan di rumah sakit,” terangnya.
Sementara itu salah satu Tim Pemantau Independen (TPI) dari provinsi, Sutarno menyatakan bahwa ujian yang dilakukan Rahmat sudah sesuai prosedur. Bahkan dari sisi materi ujian, meski soal UN susulan berbeda dengan UN umum, materi dan bobot soal sama saja. “Untuk pengawas juga sama, yakni pengawas silang. Waktu pengerjaan pun tak berbeda. Tidak ada pengistimewaan,” ujarnya.
Untuk tempat ujian, dijelaskan, pihak rumah sakit menyediakan kamar yang kosong. Semula Rahmat berada di kamar nomor 5 namun karena situasinya ramai, akhirnya dia dipindahkan ke kamar nomor 2 yang kebetulan sedang kosong.
“Kami sudah koordinasi dengan pihak RSUD. Dan sudah sepakat untuk memberikan tempat yang layak bagi Rahmat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri, Suparno, setelah berkunjung ke tempat ujian Rahmat.
Rahmat kemarin menjalani ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, sedangkan hari ini jadwal ujian susulan adalah Matematika. Dan untuk esok adalah teori kejuruan (pemesinan).
SMK Gajah Mungkur tahun ini mengikutsertakan 172 anak didiknya dalam UN kali ini. Dengan catatan, satu anak (Rahmat), tidak dapat mengikuti ujian nasional karena sakit. Dan masih ada tiga anak yang keluar dari sekolah. (son)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :