Bagi Anda yang sudah tidak sabar untuk memiliki skutik retro Scoopy-i unik ini, tahan dulu. Anda harus menyiapkan dana yang tidak sedikit. Dengan tampilan desain yang sangat berbeda, Scoopy-i dibanderol jauh lebih mahal ketimbang skutik-skutik lainnya, yaitu sekitar Rp 29,9 juta.
Dengan harga yang cukup tinggi, Dani mengaku tidak memasang target penjualan yang terlalu tinggi. Ia hanya menargetkan bisa menjual lima unit Scoopy-i setiap bulannya.
“Dengan harga segini tentu kita tidak bisa menyamakan dengan motor matik lainnya yang harganya hanya berkisar belasan juta rupiah. Saya rasa segmen pasarnya pun terbatas pada kelompok atau komunitas tertentu,” jelas Koordinator Cabang PT Pratama Kurnia Kasih Solo, Dani Yulianto.
Mempertimbangkan masalah harga dan tampilan Scoopy-i yang lebih berkelas, PT Pratama Kurnia Kasih pun membidik segmen pasar pada kalangan terbatas yaitu kelompok-kelompok pecinta motor matik. Di mana mereka tidak akan segan-segan mengeluarkan uang lebih banyak demi mendapatkan varian terbaru dari motor matik.
“Karena saya rasa Scoopy-i ini tidak sekadar untuk memenuhi kebutuhan alat transportasi pribadi saja, tapi lebih kepada gaya dan kebanggaan bagi pemiliknya. Pasti sangat asik bisa mengendari motor matik yang lain dari pada yang lain,” ujar Dani.
Ditambahkan pula kehadiran Scoopy-i ini diharapkan dapat semakin meramaikan persaingan di segmen motor matik. Di mana pada tahun 2009 lalu saja penjualan motor matik meningkat 15 persen dibanding tahun 2008. Dan pada tahun 2010 ini diharapkan akan mengalami peningkatan lagi sehingga mampu menyejajarkan langkah dengan pasar motor bebek. (Rachmadhani Fitriastuti)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |






