Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Sahal & Said Pimpin NU

Minggu, 28/03/2010 09:00 WIB -

MAKASSAR—KH Said Aqil Siradj terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010-2015 dalam Muktamar ke-32 Nahdlatul Ulama (NU) di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/3) malam.
Pada pemilihan putaran kedua Said Aqil mengungguli kandidat lain Slamet Effendy Yusuf. Sementara itu, pemimpin Ponpes Miftahul Huda Pati, KH Sahal Mahfudz, ditetapkan sebagai Rais Aam.
Said Aqil menyatakan sangat menghargai kepercayaan pengurus NU memberikan amanah kepadanya untuk memimpin NU lima tahun ke depan. Secara tersirat juga dikemukakan bahwa dirinya bukan ”titipan” siapa-siapa, termasuk pihak penguasa seperti yang diisukan.

Sedangkan KH Sahal Mahfudh menegaskan kemenangan dirinya secara aklamasi menunjukkan kemenangan Nahdliyin. Sahal berjanji akan mengakomodasi semua kekuatan, termasuk KH Hasyim Muzadi. ”Tentu yang terpenting adalah memaksimalkan pelaksanaan Khitah. Selama ini pelaksanaan Khitah belum maksimal. Saya ingin lebih maksimal ke depannya,” tegas ulama yang akrab disapa Mbah Sahal ini.
Said Aqil akan menjadi pimpinan formatur untuk melengkapi kepengurusan PBNU yang baru. Sahal dan Said Aqil akan dibantu oleh enam anggota formatur yang berasal dari perwakilan masing-masing kawasan.
Dalam proses pemilihan putaran kedua, Said mengungguli KH Slamet Effendy Yusuf. Dari jumlah suara 496, Said mendapat 250 suara dan Slamet 179 dukungan. Sementara itu, kandidat kuat sebelumnya KH Sholahudin Wahid atau Gus Sholah gagal melaju ke pemilihan putaran kedua karena perolehan suara di putaran pertama tidak mencapai 99 suara.
Slamet Effendy seusai pemilihan mengaku menerima dengan lapang dada kemenangan KH Said Aqil Siraj sebagai Ketua Umum PBNU periode 2010-2015. Terpilihnya Said Aqil dinilai sebagai kemenangan hebat oleh cendekiawan muda NU, Ulil Abshar Abdalla. “Ini hasil terhebat yang pernah saya ikuti selama Muktamar NU. Sebuah kemenangan yang luar biasa melawan Hasyim Muzadi,” kata Ulil. 
Menurut Ulil, Said Aqil adalah sosok pemimpin yang alim dan cocok dengan tantangan zaman yang akan dihadapi warga NU ke depan. (dtc/ant)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :