Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

S Haryadi, PENDIRI Harian Joglosemar ”Saya Nothing to Lose Jalankan Bisnis Media Ini”

Sabtu, 31/10/2009 21:48 WIB - Anita Widyaning Putri

Tidak semua orang tertarik untuk menjalankan bisnis media. Selain tidak pernah ada jaminan akan eksistensi suatu media, bisnis ini juga dinilai sebagai bisnis yang membutuhkan nyali tinggi, yakni harus siap merugi.
Namun, S Haryadi rupanya memiliki pemikiran lain. Pria kelahiran Solo, 5 Juli 1954 ini mengaku menjalankan bisnis media bukanlah persoalan untuk menyingkirkan media lain. Tetapi bagaimana mengelola sebuah media baru menjadi pilihan masyarakat.
Ketika ditanya mengapa dirinya tertarik terjun di dunia media, S Haryadi mengatakan, awalnya dirinya hanya ingin mencoba bagaimana menjalankan bisnis media. “Sebelumnya saya sudah bergerak di bidang penerbitan buku, namun kemudian juga tertarik di bisnis media. Meskipun banyak orang menyangsikan bisnis media lokal, namun saya tetap nothing to lose jalankan bisnis media ini, tidak ada beban sama sekali,” ujar dia.
Ketenangan S Haryadi dalam menjalankan bisnis media diakuinya karena didasari oleh niat baik yang ia tanamkan pada awal pendirian Harian Joglosemar. “Pertama akan mendirikan media ini, saya hanya bermodalkan satu niatan baik untuk memberikan rona bagi Kota Solo. Masalah nanti bisa hidup atau tidak, saya pikir pasti akan ada jalannya,” terang dia.
Satu Titik
Namun, tanpa beban tidak diartikan sebagai usaha yang tidak bersungguh-sungguh, tetapi sebaliknya. “Saya menyebut tanpa beban, bukan berarti tidak ada target. Karena bisnis media ini ibaratnya seperti melakukan perjalanan di tengah hutan belantara.
Dimana kita akan menuju pada satu titik, meskipun harus menempuh jalan yang sangat berliku. Terkadang harus mengalihkan haluan, tetapi satu titik itu terus kita tuju,” papar S Haryadi.
Kemudian S Haryadi juga menjelaskan, Harian Joglosemar hadir di Kota Solo bukan untuk mematikan media lain, namun untuk memberikan kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kalau niatnya sudah jelek untuk mematikan media lain, saya pikir nanti hasilnya juga tidak akan sesuai harapan. Karena saya yakin, setiap media punya jalannya masing-masing, tinggal bagaimana kita mengatur kehidupan media kita sendiri,” ucapnya.
S Haryadi yakin, jika para awak Joglosemar tetap berpegang teguh pada “Jernih dan Bernilai”, maka media yang berusia dua tahun ini akan menuai sukses di kemudian hari.
“Dengan bekal kebersamaan dalam menciptakan sajian informasi yang “Jernih dan Bernilai”, maka saya optimis, Joglosemar akan menjadi salah satu koran yang diperhitungkan di wilayah Jawa Tengah.” terang dia.
Ditambahkan, Harian Joglosemar akan melebarkan sayap ke wilayah Yogyakarta. “Jika tak ada halangan, dalam hitungan hari Joglosemar akan menambah armada di Kota Jogja,” lanjutnya. (Anita Widyaning Putri)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :