JOGJA—Poltabes Yogyakarta melakukan penyelidikan untuk mengusut pelaku teror di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta yang mengancam akan meledakkan bom yang telah dipasang di area rumah sakit tersebut Selasa (7/9) pagi.
”Kami masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku, dengan melacak nomor telepon yang digunakan. Kami akan kerja sama dengan Telkom atau operator telepon,” kata Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Atang Heriadi, Selasa (7/9).
Menurut dia, setelah menerima laporan ada ancaman bom di RS Bethesda pihaknya langsung menghubungi Tim Jihandak Gegana SatBrimobda Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melakukan langkah pengamanan.
Tim Jihandak setiba di lokasi langsung menyisir beberapa tempat seperti koperasi yang ada di basement, lokasi penyimpanan barang, kantor serta kamar-kamar pasien yang diduga kuat ada bomnya. ”Setelah kami sisir beberapa tempat, tidak ada benda yang mencurigakan, bom juga tidak ada,” ujarnya.
Kepala Bidang Kehumasan RS Bethesda Yogyakarta Nur Sukawati mengakui ancaman bom tersebut disampaikan seseorang dengan suara laki-laki di dalam telepon yang diterima bagian operator sejak Senin (6/9).
”Pada Senin (6/9) setiap satu jam suara lelaki meneror dengan mengancam bom, sejak pukul 12.00 hingga pukul 16.00 WIB, hari ini ternyata masih berlanjut mulai pada pukul 08.00 WIB dan sampai beberapa kali,” katanya. (ant)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







