Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya Bupati Karanganyar, Rina Iriani buka suara terkait skandal yang membelit suaminya, Toni Haryono. Sebagai istri, Rina memberi dukungan kepada suaminya. Dia meminta sang suami untuk tenang dan menjawab apa adanya dari pertanyaan penyidik Kejati Jateng. ”Tidak usah gimana-gimana, tenang saja,” ujarnya, Kamis (25/3).
Toni yang bolak-balik diperiksa Kejati sebagai saksi, tetap tak bisa membuat Rina berbuat banyak. Dia menyatakan pasrah dan percaya pada Kejati untuk bertindak.
Soal polemik skandal korupsi proyek GLA, yang disebut-sebut menyeret namanya, Rina tak bisa menjawab banyak. Dia justru menyarankan untuk menanyakannya pada manajemen proyek, termasuk suaminya. ”Saya tidak tahu soal manajemennya, tanya bapak (Toni Haryono, red) saja,” ujarnya lagi.
Prahara GLA, diakuinya tak mengusik kinerjanya sebagai bupati. ”Saya masih melakukan tugas seperti biasa dan tidak terpengaruh kasus ini. Karena saya memang tidak tahu urusan manajemen GLA ini, dan ini sudah terputus dari pemerintah,” kilahnya.
Peran pemerintah dalam hal ini, kata Rina hanya berusaha agar koperasi-koperasi di wilayah Karanganyar dapat berjalan dengan baik. Dia pun tak bisa berbuat banyak, termasuk beberapa pejabatnya ikut dipanggil Kejati, seperti Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Karanganyar, Sundoro.”Untuk pejabat lain saya tidak tahu, pokoknya kasus ini sudah kami serahkan sepenuhnya kepada Kejati,” pungkasnya (Bagus Sandi Tratama)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




