Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Rencana Kenaikan PPnBM Penjualan Mobil Melonjak

Kamis, 11/02/2010 11:00 WIB - ken

SOLO—Kesimpangsiuran mengenai rencana pemberlakuan kenaikan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) di tahun 2010 ini mendongkrak penjualan unit mobil.
Kepala Cabang Nasmoco Solo, Djendro M, Rabu (10/2) kepada Joglosemar mengatakan sejak pemerintah mengumumkan kenaikan PPnBM sebesar 30 persen, secara tidak langsung mendongkrak penjualan unit mobil. Pasalnya, seperti sudah menjadi kebiasaan di masyarakat, jika ada kenaikan, baik itu pajak dan sebagainya, biasanya mereka langsung memburunya.
Terbukti, penjualan unit mobil di eks-Karesidenan Surakarta untuk semua merek hingga Januari 2010 tercatat sebanyak 730 unit. Padahal, sebelumnya, rata-rata penjualan unit mobil untuk semua merek hanya sekitar 500 unit hingga 550 unit per bulannya. “Ada kenaikan hampir 50 persen untuk penjualan mobil di wilayah eks-Karesidenan Surakarta,” sebut Djendro.
Namun, Djendro menyatakan, terdongkraknya penjualan mobil diawal tahun 2010 ini, bukan semata-mata karena adanya pemberlakuan kenaikan PPnBM. Kondisi perekonomian yang semakin baik untuk dunia otomotif juga ikut andil dalam peningkatan penjualan unit mobil. “Untuk Toyota yang terkena PPnBM adalah mobil Fortuner yang CC-nya di atas 2000,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Branch Manager Nissan Jebres Solo, Ngurah Sebudhie Jr. Dia mencatat, pada bulan Desember 2009 lalu, penjualan khusus untuk Nissan mencapai 43 unit. Kemudian, memasuki awal Januari 2010, penjualan mobil naik menjadi 51 unit.
“Pemberlakuan PPnBM yang belum jelas ini sangat meresahkan. Saya sempat mendengar jika Gaikindo akan mencoba melobi pemerintah untuk menunda pemberlakuan kenaikan PPnBM yang dijadwalkan pada Maret mendatang. Hal itu dilakukan supaya dealer-dealer bisa menikmati terlebih dahulu penjualan mobil di awal tahun seiring dengan mulai membaiknya tingkat perekonomian,” ujarnya.
Sementara, Ketua Masyarakat Otomotif Surakarta (MOS), Ibnu R Sahoer mengatakan para pelaku otomotif berharap pemberlakuan kenaikan PPnBM bisa ditunda. Menurut Sahoer, rencana tersebut sangat sensitif untuk pasar otomotif. (ken)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :