Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Ratusan Surat Suara Rusak

Kamis, 02/09/2010 09:00 WIB - son

WONOGIRI—Ratusan kertas surat suara Pilkada Wonogiri ditemukan rusak. Dari data KPU Rabu,  pukul 13.30 WIB, ada sekitar 419 surat suara yang rusak. Sementara sehari sebelumnya, ada 352 surat suara yang mengalami kerusakan.
Demikian dijelaskan oleh panitia penyortiran surat suara, Anik  di sela-sela penyortiran dan pelipatan surat suara di di kompleks GOR Giri Mandala Wonogiri Rabu (1/9). Proses pelipatan surat suara sendiri sejauh ini belum selesai seluruhnya. Masih ada 40 kardus yang belum selesai.  “Surat suara yang rusak akan dikumpulkan dan dimintakan gantinya,” terang dia.
Anggota KPU Wonogiri, Bidang Teknis Penyelenggaraan, Matnawir menjelaskan, kerusakan surat suara tersebut akibat sobek, cetakan yang belum kering namun sudah ditumpuk sehingga meninggalkan bekas di kertas yang lain, kertas yang terlipat saat pencetakan sehingga hanya gambar tiga pasangan calon yang tampak sementara satu pasangan calon gambar terletak di bagian belakang.
“Setelah terkumpul semua, akan segera kita buat berita acaranya dan segera dimintakan ganti ke percetakan. Sementara untuk menghindari surat suara palsu pihak KPUD menambahkan empat teks berukuran sangat kecil sehingga sulit bila dibaca langsung,” ujarnya.
Dijelaskan Matnawir, sejauh ini, petugas baru menyelesaikan  pelipatan terhadap 937.658 kertas suara,  yang dimulai sejak Selasa (31/8) lalu.  Jumlah pelipat pun bertambah hampir separuh dari hari pertama, dengan upah melipat satu kardus berisi 2.500 lembar surat suara sebesar Rp 75.000.
Suparmi (50), ibu rumah tangga asal Selogiri yang tahu kabar pelipatan dari saudaranya di Kajen mengaku ikut melipat karena saat Pemilu Legislatif dan Pilpres lalu juga turut  melipat. (son)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :