KLATEN—Jatah beras untuk keluarga miskin (Raskin) di Kabupaten Klaten untuk tahun 2010 ini dipastikan berkurang sebesar 3.046.356 kilogram. Akibatnya, sebanyak 1.753 warga di Kabupaten itu terancam tidak mendapatkan beras jatah dari pemerintah tersebut.
Kasubag Perindagkop Bagian Perekonomian Setda Klaten, Sri Hadi menjelaskan, penurunan alokasi program Raskin di Klaten telah ditetapkan menurut kebijakan Pemerintah Provinsi Jateng.
“Kami hanya menjalankan kebijakan dari pusat. Pendataannya pun melalui mekanisme survei dari BPS (Badan Pusat Statistik-red),” ujar dia, Senin (4/1). Meski demikian, diakuinya dengan penurunan jumlah penerima Raskin oleh rumah tangga sasaran (RTS) itu menandakan tingkat kesejahteraan masyarakat di Klaten meningkat.
Data yang dihimpun di Bagian Perekonomian Setda Klaten mengungkapkan, realitas pembayaran Harga Pembelian Beras (HPB) ke Bulog sepanjang pelaksanaan Raskin itu kerap macet. Dicontohkan Sri Hadi, di 26 kecamatan sasaran Raskin tidak pernah membayar HPB tepat waktu. Sehingga, Pemkab setempat kelimpungan dengan kewajiban melunasi tunggakan HPB itu ke Bulog.
“ Seharusnya tujuh hari setelah penyaluran Raskin, uangnya sudah disetorkan oleh tiap kecamatan. Namun pada kenyataannya molor. Bahkan ada yang sampai sebulan lamanya,” kata dia.
Tertib Melunasi
Sementara itu ditambahkan oleh Kabag Perekonomian Setda Klaten Sri Sumanta, pihaknya berupaya menekankan kepada tiap kecamatan penerima Raskin untuk tertib melunasi HPB tersebut. “ Sebelum diturunkannya Raskin, kami mengundang tiap-tiap kecamatan sasaran. Tujuannya menginstruksikan ketentuan waktu pembayaran,” ujarnya.
Realisasi Raskin pada Januari 2010 ini akan dilakukan pada akhir bulan. Masing-masing RTS menerima jatah 15 kilogram dengan harga tiap kilogramnya masih sama dengan tahun sebelumnya, yaitu Rp 1.600. Di Kabupaten Klaten, tingkat penerima Raskin tertinggi jatuh di Kecamatan Bayat sebanyak 8.600 orang, peringkat kedua di Kecamatan Trucuk yang mencapai 7.700 orang dan diikuti oleh Kecamatan Wedi sebanyak 6.670 orang. (lim)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







