Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Rampok Sikat Rp 28 J Uang Milik SPBU

Rabu, 17/03/2010 09:00 WIB - ant

TEGAL—Kawanan perampok bersenjata pistol, celurit dan golok, Senin (15/3), menggasak salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Pelaku diperkirakan berjumlah enam orang berhasil membawa kabur uang sekitar Rp 28 juta milik SPBU yang terletak di Jalan Kudaile Slawi itu setelah melumpuhkan para karyawan setempat.
Dua karyawan SPBU, Ahmad Marsinggih (32) dan Rustiawan luka bacok di bagian kepala dan tangan karena berusaha mempertahankan uang saat para perampok beraksi.
Ahmad menjelaskan tentang kronologi perampokan yang menimpa SPBU itu. Sekitar enam orang dengan mengendarai tiga sepeda motor datang ke SPBU berpura-pura membeli bensin. Setelah petugas SPBU mengisi bensin di kendaraan mereka, salah seorang pelaku berjalan ke bagian samping kantor SPBU dengan alasan akan mengambil telepon selulernya yang tertinggal di toilet. ”Namun secara mendadak pelaku tersebut menodong teman saya dan memaksanya menyerahkan uang yang ada di brankas,” katanya.
Empat pelaku lain masuk ke kantor SPBU lalu menodongkan celurit dan golok kepada salah seorang karyawan. Seorang pelaku lainnya berjaga-jaga luar kantor SPBU itu. ”Saat itu karyawan yang di kantor ada tiga orang tetapi yang mengalami luka agak parah saya dan Rustiawan, sedangkan karyawan lain, Gigih Purba Saputra, luka memar di kaki kanan akibat ditendang perampok,” katanya.
Para perampok sempat memaksa salah seorang karyawan untuk membuka berangkas berisi uang Rp 28 juta. Mereka tidak meminta karyawan membuka laci meja di kantor itu yang berisi uang Rp 125 juta.
Kaur Binops Reskrim Polres Tegal, Ipda Agung Ariyanto, hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan secara detail terkait perampokan tersebut. ”Masih dalam penyelidikan,” katanya. (ant)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :